Besok, Atribut Melanggar Ditertibkan

 277 total views,  2 views today

Tampak atribut Caleg yang semrawut di pintu gerbang komplek OPI, Jakabaring, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian

Tampak atribut Caleg yang semrawut di pintu gerbang komplek OPI, Jakabaring, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian

PALEMBANG, KS-Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang bergerak cepat menanggapi rekomendasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, mengenai penertiban atribut atau alat kampanye luar ruangan, yang melanggar ketentuan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 tahun 2013 tentang Pedoman Kampanye.

Rencananya menurut Kepala Sat Pol PP Kota Palembang, Tatang D Reja, atribut kampanye yang melanggar tersebut akan ditertibkan.  “Ya, kita sudah terima rekomendasi penertiban dari KPU Palembang. Senin (besok, red) ,kita jadwalkan penertiban. Tapi sebelumnya kita akan koordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), untuk mengetahui dimana saja lokasi pelanggaran,” kata Tatang dibincangi, kemarin.

Tatang menyebut, Pol PP akan akan menertibkan atribut kampanye yang melanggar tersebut tanpa pandang bulu. Pasalnya, sesuai dengan peraturan soal pedoman kampanye, penertiban alat peraga merupakan wewenang Pol PP, berdasarkan rekomendasi KPU setempat.  “Mengenai penertiban ini, kita akan jemput bola dan tanpa pandang bulu. Jika memang melakukan pelanggaran, akan kita tertibkan, ” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Palembang, Eftiyani mengatakan, pihaknya telah membentuk tim penertiban pelanggaran atribut kampanye yang dilakukan peserta pemilu terhadap 107 zona kampanye di metropolis.  “Kita sudah bentuk tim, yang diketuai Pol PP dan Panwaslu. Mengenai waktu penertiban, kita serahkan ke Pol PP,” kata Eftiyani.

Dijelaskannya, KPU Palembang juga telah memperingati partai politik (parpol) dan calon anggota legislatif (caleg) yang melanggar, agar menertibkan sendiri atribut mereka. “Karena mereka tidak mau menertibkan sendiri, atribut yang melanggar tersebut maka kita akan menertibkannya dengan paksa,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kota Palembang, Riduwansyah menyebut, berdasarkan data inventarisir yang dilakukan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di 16 kecamatan, terdata sebanyak 25 pelanggaran yang dilakukan parpol, 175 pelanggaran oleh caleg DPR RI, 430 pelanggaran oleh caleg DPRD provinsi, 1.338 pelanggaran caleg DPRD kota.  “Total pelanggaran sebanyak 1.968. Sedangkan caleg DPD sebanyak 518 pelanggaran,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster