Ribuan DPT PALI Tidak Miliki NIK

 249 total views,  2 views today

 

PALI | KS –Dalam beberapa minggu terakhir, masyarakat dihebohkan dengan wacana Daftar Pemilih Tetap (DPT), untuk Pemillu 2014 yang bermasalah.

Beberapa kalangan menggugat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), karena jutaan DPT tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang disebut sebagai nomor KTP.

Sementara itu di Kabupaten Penuka Abab Lematan Ilir (PALI), berdasarkan data yang ada di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), jumlah pemilih di Kabupaten PALI (daerah pemilihan II KPUD Muararnim red) berjumlah 121.542 pemilih. Namun dari jumlah tersebut tidak semuanya memiliki NIK.

Sebagai contoh, Kecamatan Talang Ubi, dari 49.359 mata pilih, hanya 43.152 pemilih saja yang memiliki NIK. Sementara 6.207 sisanya tidak terdata di data base e-KTP.

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Talang Ubi pun melakukan pendataan ulang. Bekerja sama dengan PPS dan Kades/lurah, PPK menelusuri keberadaan mata pilih non-NIK itu.

Hasilnya, dari 6.207 pemilih itu ternyata hanya 1968 saja yang betul-betul tidak memiliki NIK. Sisanya berhasil didata.

“Ternyata ada beberapa warga yang belum melakukan perekaman KTP dan KK, ada juga yang sudah meninggal tapi tidak dilaporkan. Dan ada pula warga yang pindah kesini tapi tidak melapor. Makanya ada tiga ribuan warga yang NIK nya belum terdata,” kata Amirudin, Ketua PPK Talang Ubi.

Disamping itu, sambung Amirudin, penyebab perbedaan ini adalah data awal yang digunakan KPUD merupakan data untuk pilkada bupati dan pilkada gubernur.

“Pilbup dan pilgub kan tidak mmenggunakan NIK. Sementara untuk pileg ini, KPU pusat menggunakan data yang memiliki NIK. Jelas saja berbeda jumlahnya,” tambah Amirudin didampingi M Taufik SE dan M Basri, anggota PPK lainnya.

Guna mempertegas jumlah mata pilih riil itu, PPK Talang Ubi terus berkoordinasi dengan petugas di desa/kelurahan untuk mencari keberadaan 1.968 pemilih yang belum memiliki NIK tersebut.

“Kita terus upayakan mencari keberadaan mereka. Sekaligus mencari tahu, kenapa sampai tidak memiliki NIK,” sambungnya.
PPK Talang Ubi sendiri akan mengupayakan sampai akhir tahun ini. “Kita akan berusaha menemukannya. Bila sampai 31 Desember nanti datanya masih belum lengkap, apa boleh buat hasilnya akan tetap kita kirim ke KPUD dam akan dijadikan DPT paling mutakhir,” tutup Amirudin.
Teks/Foto : Indra Setia Haris





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster