Investasi di Palembang Tak Diminati

 293 total views,  2 views today

Grafik Investasi

Grafik Investasi

PALEMBANG, KS-Potensi bisnis dan pariwisata yang ditawarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, ternyata belum terlalu banyak diminati oleh investor, khususnya investor asing. Hal itu menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Palembang,  Ridwan, dikarenakan arah kebijakan penanaman modal terlambat ditawarkan.

Menurut Ridwan, sejauh ini yang berminat untuk menanamkan modalnya ke Palembang, kebanyakan dari investor lokal. Berdasarkan data dari hasil temu investor yang dilakukan Pemkot Palembang pekan lalu, investor yang datang mayoritas investor lokal dan investor nasional.

“Seharusnya jika hendak mengundang investor luar negeri, harus sudah di undang tiga bulan sebelum pertemuan investor. Karena tidak bisa mendadak, seperti undangan investor lokal. Sebab mereka juga harus mengurus kelengkapan administrasi, untuk masuk ke suatu negara,” kata Ridwan, kemarin.

Namun sambung Ridwan,  sejumlah potensi bisnis di Palembang sudah dilirik oleh investor. Misalnya, untuk pengembangan kawasan wisata Pulau Kemaro, pengembangan kawasan tepian Sungai Musi, revitalisasi sejumlah pasar tradisional dan pembangunan gedung parkir. “Hanya saja tawaran yang diajukan pemkot, hingga kini masih dipelajari investor sebelum mereka setuju untuk menandatangani kerjasama,” akunya.

Menurutnya, saat ini investor masih mempelajari hitungan untung rugi menanamkan investasi di Palembang, karena rancangan yang ditawarkan pemkot masih berbentuk pra desain.  Sejumlah potensi bisnis yang ditawarkan tersebut sambungnya, pada 2014 mendatang baru akan dilakukan detail engineering design (DED) dan studi kelayakannya.

“Meski hanya pra desain, namun tidak akan jauh berbeda dengan DED yang akan dilakukan nanti.  Prediksi kami, setiap pengembangan pasar diperkirakan memerlukan dana Rp 400 miliar, diluar biaya ganti rugi tanah. Sebab itu aset milik pemkot,” terangnya.

Ridwan menambahkan, pihaknya telah melakukan upaya agar investor berminat menanamkan modal di Palembang, seperti memberikan kemudahan akses pengurusan izin, membantu pembebasan lahan dan lainnya.

“Untuk lebih memudahkan menawarkan investasi pada investor, tahun depan bakal dibuat pemetaan kawasan investasi. Sehingga mereka tau, titik-titik mana yang masuk kawasan investasi menguntungkan. Nantinya disana juga akan dibuatkan rincian biayanya,” ujarnya.

“Selain itu, setiap kawasan investasi bakal dipetakan dengan rincian estimasi harga tanah per meter jika akan membebaskan lahan, dan potensi investasi apa yang dirasa menguntungkan,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster