Penjual Kemplang Bakar Butuh Perhatian

 226 total views,  2 views today

Kemplang Bakar

Kemplang Bakar

PALEMBANG | KS-Siapa yang tidak tahu dengan kemplang bakar, makanan khas ini merupakan makanan ringan yang banyak diminati oleh masyarakat Kota Palembang. Selain rasa kemplang yang enak, kemplang juga biasanya disajikan bersamaan dengan jenis makanan seperti model, tekwan, bakso, dan lainnya.

Pemilik usaha kemplang bakar, Hamida menuturkan, kalau usaha yang dia jalani itu sudah berjalan sejak lima tahun lalu, walaupun pendapatannya tidak besar, tetapi bisa membantu keuangan keluarga. Kemplang mentah itu ia beli dari Ogan Ilir dengan harga Rp 200 per buah.

“Kemplang yang dibelinya sebanyak 1.000 sampai 2.000 buah, namun untuk skala besar dirinya belum mempunyai modal,” katanya Senin (9/12).

Menurutnya, para pembeli ini datang langsung ke lokasi untuk membeli kemplang bakar tersebut dan rata-rata mereka menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Mereka yang membeli itu berasal dari Palembang sendiri maupun dari luar kota sebagai oleh-oleh atau buah tangan.

“Kemplang yang terjual dalam sehari itu tergantung dengan kondisi, kalau hari biasa pendapatan tidak terlalu besar namun menjelang hari-hari seperti lebaran, penjualan kemplang mampu meraup untung cukup besar,” katanya.

Hamida mengatakan, untuk pendapatan yang diperoleh itu sekitar Rp 300 ribu per hari tetapi kotor, sedangkan kalau dalam kondisi ramai seperti mendekati lebaran bisa sampai Rp 500 hingga Rp 600 ribu per hari. Harga kemplang yang dijualnya itu tergantung dengan jumlahnya, kalau kantong kecil isi 11 buah dijual Rp5.000, kemudian agak besar (isi 22 buah) Rp10.000 per kantong dan seterusnya.

Hamida berharap, kalau mereka dalam menjalankan usahanya dibantu pemerintah dalam hal permodalan sehingga bisa mengembangkan usaha kecilnya tersebut. Ia mengaku, selama ini mereka menggunakan modal seadanya untuk menjalankan usaha kecilnya itu, karena dananya terbatas.

Selain itu, ia juga berharap bisa menjalankan usahanya ini terus sehingga bisa menambah pendapatan bagi keluarganya.

“Belum ada yang membantu, saya memakai modal yang ada saja,” ujarnya sambil memanggang kemplang bakar dibantu dua orang pekerjanya.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster