Pemkot Bantah Ada Bagi-Bagi HP

 369 total views,  2 views today

 

*HP Disebut Sebagai Pinjaman

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokuler, Yan Sabar Sihotang, membantah kalau Wali Kota Palembang, Romi Herton, membagi-bagikan handphone (HP) kepada semua pejabat di lingkungan pemkot.

Namun Yan tidak menampik, ada ratusan HP yang diberikan kepada pejabat di lingkungan pemkot mulai dari staf ahli, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat sampai lurah tersebut.

Tetapi kata Yan, HP itu diberikan sifatnya sebagai pinjaman bukan menjadi milik pribadi. Artinya HP yang diberikan adalah bagian dari fasilitas dan barang iventaris milik pemkot. HP tersebut jelasnya diberikan, untuk  mempermudah komunikasi antar pejabat dan SKPD di lingkungan pemkot.

“Ini juga untuk menjaga privasi komunikasi, antar pejabat pemkot. Jika pejabat tersebut tidak lagi menjabat, maka HP itu harus diserahkan ke penggantinya,” jelas Yan, Senin (9/12) di ruang kerjanya.

Ia menyebut, HP yang dibagikan tersebut berstatus mobile virtual private network (MVPN), maksudnya HPO itu, hanya bisa menelpon dan menerima telpon sesama anggota MVPN saja. “Selain itu,  HP ini juga tidak bisa digunakan untuk mengirim maupun menerima SMS dan tidak bisa digunakan untuk akses internet. Jadi fungsinya, seperti telpon kantor tetapi  kelebihannya bisa stand by 24 jam, dengan biaya yang murah. jadi bisa lebih efektif komunikasi,” bebernya.

Disinggung masalah anggaran yang banyak dipertanyakan, Yan menjelaskan, pengadan HP itu tersebut, hasil dari kerjasama dengan salah satu operator telekomunikasi.  “ Untuk efisiensi dan efektivitas kerja aparatur pemkot, akhirnya kami sepakati kerjasamanya dan melakukan memorendum of understanding (MoU), yang sudah ditandatangani 24 Oktober lalu,” ujarnya.

Yan menambahkan, adanya pemberitaan yang menyatakan wali kota bagi-bagi HP kepada pejabat pemkot, adalah pemberitaa yang tidak benar. ” HP itu adalah tindak lanjut MoU dan merupakan inventaris pemkot, untuk memfasilitasi komunikasi jajaran SKPD. Jadi sekali lagi kami tegaskan, itu bukan hadiah atau pemberian pribadi dari wali kota,”tegasnya.

Sebagai informasi, seperti diberitakan sebelumnya,  ratusan pejabat di lingkungan Pemkot Palembang, mulai dari kepala SKPD, camat hingga 107 lurah di Palembang,  mendapatkan HP jenis Nokia.

Tipe HP yang diberikan, sesuai dengan jabatan. Selain HP, mereka juga mendapatkan pulsa Rp 50 ribu setiap bulan secara otomatis. Pengadaan HP tersebut, dibenarkan oleh Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pendapatan Daerah Setda Kota Palembang, Yulius Khaidar. Menurutnya, pengadaan HP memang baru dilakukan Desember ini. “Tipe HP yang diterima bervariasi, namun harganya tidak lebih dari Rp500 ribu per unit. Bahkan, ada yang hanya Rp200 ribu,”ujarnya.

Menurutnya, dalam HP itu sudah tertanam lima digit nomor, dimana nomor depan untuk para staf ahli seperti dirinya.  “HP ini bisa menerima dan menelepon, antar nomor yang sudah terprogram di sini. Tidak bisa ke nomor lain,”tukasnya.

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster