KPPT Terapkan Langkah Progresif

 276 total views,  2 views today

PAGARALAM KS-Guna mewujudkan pelayanan prima, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), menerapkan layanan progesif terhadap pengurusan sejumlah perizinan.

“Selama ini,  permohonan izin yang diajukan masyarakat baru akan terealisasi hingga berbulan-bulan lamanya. Sekarang proses penyelesaiannya bisa lebih singkat atau dalam kurun waktu 3-7 hari kerja, kecuali perizinan yang menyangkut Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Mendirikan Tower, Izin Lokasi dan Izin Operasional Rumah Sakit membutuhkan waktu selama 14 hari,” ucap Kepala KPPT Kota Pagaralam Drs Asran Buhari, Senin (9/12).

Ia berkata, langkah progresif yang diterapkan ini guna menepis berbagai isu berkembang yang mengatakan bila lamanya waktu yang dibutuhkan tergantung besar kecilnya dana untuk kepengurusan. “Itu tidak benar, jika lambannya proses perizinan terkendala dana, melainkan persyaratan yang diajukan pemohon belum terpenuhi,” kata dia.

Proses percepatan pengurusan  izin mesti dilakukan secara
progresif guna memperlancar berbagai kebutuhan masyarakat. Sehingga
kebijakan yang diambil KPPT itu sendiri tidak terkesan memperhambat
apalagi dapat mengancam lahan masyarakat yang benar-benar membutuhkan
perizinan. Sementara berbagai persyaratan yang telah ditetapkan wajib
dipenuhi oleh pemohon.

“Kita tidak pernh mempersulit keluarnya perizinan yang diajukan
masyarakat maupun para pengusaha yang hendak membuka lahan baru ataupun
pengembangan usaha,” ujarnya.

Namun demikian, kata Asran, keberadaan KPPT Kota Pagaralam itu sendiri baru  sekitar 2 tahun, tentunya bukan hal  yang mudah untuk merubah paradigma pelayanan perizinan. Sementara selama ini berbagai  opini yang berkembang di
masyarakat sudah terlanjur tertanam, bahwa mengurus izin selain
membutuhkan waktu yang lama termasuk pula  membutuhkan biaya yang
mahal.

“Sesuai dengan apa yang diamanatkan Permendagri No 24 Tahun 2006, untuk waktu maksimal pengurusan izin secara umum harus selesai dalam tempo 15 hari,” kata Asran seraya mengatakan  hasil evaluasi BPPT Kota Pagaralam hingga akhir tahun ini (2013-red) rata-rata penyelesaian izin lamanya hanya 1-7 hari.

Adapun proses pengurusan izin dimaksud, meliputi izin tempat usaha (SITU), izin usaha perdaganagan (SIUP), izin gangguan (HO), izin tanda daftar gudang (TDG), izin tanda daftar perusahaan (TDP), izin mendirikan bangunan (IMB), izin reklame, izin usaha  jasa kontruksi (IUJK), izin kursus/pendirian sekolah, izin usaha angkutan, izin trayek angkutan, izin mendirikan tower, izin lokasi, izin pemanfaatan/penebangan /pemanfaatan kayu, izin depot kayu, izin gergaji rantai,
izin usaha kepariwisataan.

“Selanjutnya izin apotik/toko obat, izin praktik dokter umum/gigi/
spesialis, izin bidan/perawat, izin kerja perawat/apoteker/ asisten apoteker, izin balai pengobatan/klinik, izin laboratorium
klinik, izin operasional rumah sakit  dan  yang terakhir izin usaha
(SKU),” tegasnya.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster