Kasus PNPM Tetap Berlanjut

 219 total views,  2 views today

pnpm

KAYUAGUNG I KS-Meski Kejari Kayuagung berhasil mengungkap kasus korupsi di Bumi Bende Seguguk, seperti kasus korupsi handtraktor oleh oknum kades, kasus korupsi yang melibatkan oknum pegawai BPN, dan kasus lainnya, namun penanganan kasus dugaan korupsi dana Simpan Pinjam Perempuan PNPM di Kecamatan Pedamaran yang dilaporkan Ketua UPK PNPM Pedamaran Sulaiman tetap dilanjutkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kayuagung, Subeno SH, melalui Kasi Pidsus, Edowan SH  saat ditemui Kabar Sumatera menyampaikan, kasus PNPM Pedamaran tetap jalan untuk penyidikan lebih lanjut saat ini pihaknya meminta bantuan Inspektorat. Untuk mengaudit keuangan dana SPP yang diduga banyak peminjam fiktif hingga terindikasi kerugian negera Rp 2.698.887.500.

“Masih tetap jalan kok, saat ini kita butuh bantuan inspektorat untuk mengaudit keuangan yang diduga ada penyimpangan, karena kami kesulitan dalam pengauditannya” kata Edowan.

Dalam hal ini pihak Kejaksaan juga telah memeriksa sejumlah saksi yakni Ketua PNPM di desa Kecamatan Pedamaran guna mendapatkan keterangan prihal kasus SPP tersebut.

“Kalau pihak inspektorat sudah selesai melakukan pengauditan, baru kita akan memanggil Ketua UPK Kecamatan Pedamaran, Er,” sebutnya.

Kepala Inspektorat OKI, H Nehru, melalui Sekretarisnya, Endro, membenarkan pihaknya diminta membantu Kejari dalam menangani kasus dugaan korupsi SPP PNPM Pedamaran, kata dia saat ini pihaknya sedang membentuk tim untuk turun ke lapangan untuk memeriksa sejumlah desa yang diduga terlibat nasabah fiktif dalam program SPP tersebut.

“Ya, benar saat ini kami sedang membentuk tim untuk terjun ke lapangan” kata Endro.

Terungkapnya kasus korupsi PNPM di Kecamatan Pedamaran, sangat dinantikan masyarakat, karena masyarakat sangat ingin mengetahui siapa dalang dibalik kasus tersebut yang mengakibatkan kerugian negara, hingga masyarakat Pedamaran menjadi korban dengan berturut terut selama tiga tahun Pedamaran tak dapat bantuan PNPM,  akibat kasus tersebut yang sampai saat ini belum tuntas.

“Kami sangat mengjharapkan pihak Kejari serius menangani kasus ini, karena dari laporan kami sampai saat ini belum juga ada yang menjadi tersangka” kata Sulaiman Budi Ketua UPK Pedamaran.

 

TEKS        : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster