“Kami Minta Gantung Koruptor di OKI”

 355 total views,  2 views today

Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat OKI melakukan aksi damai anti korupsi di lima kantor Pemerintah, tampak massa mendatangi kantor DPRD OKI di Kayuagung.

Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat OKI melakukan aksi damai anti korupsi di lima kantor Pemerintah, tampak massa mendatangi kantor DPRD OKI di Kayuagung.

*Saat Peringatan Hari Anti Korupsi

KAYUAGUNG | KS-Memperingati hari anti korupsi sedunia, Forum Masyarakat OKI (FM OKI), Senin (9/12) menggelar aksi demo damai di Kota Kayuagung. Aksi yang diikuti dari ratusan  orang ini diawali longmarch menggunakan kendaraan roda dua dan empat, start dari taman segi tiga emas menuju lima instansi di Kota Kayuagung.

Lima Instansi yang didatangi oleh massa adalah Kantor PT (Persero) PLN Ranting Kayuagung, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung, Pengadilan Negeri Kayuagung, Polres OKI kemudian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Instansi yang pertama didemo adalah PLN Ranting Kayuagung.

Dalam orasinya, Ferdi meminta PLN profesional mengelola Listrik di OKI dan menindak instanlatir terlibat korupsi/nakal serta petugas pencatat meteran turun ke lapangan supaya tidak terjadi pembengkakan pembayaran yang tidak sesuai dengan yang tertera di meteran sehingga tidak merugikan pelanggan.

Dikantor Kejari, dalam orasinya massa meneriakkan yel-yel “Gantung Koruptor”. dalam kesempatan itu juga massa menyampaikan pernyataan sikapnya di hadapan Kasi Intel Andi M Arif SH dan kasi Pidsus Edowan SH.

Pada pernyataan sikapnya itu, massa meminta Kejaksaan Negeri untuk menagakkan supermasi hukum di Bumi Bende Seguguk tanpa Padang Buluh. kemudian kejari juga dituntut segera mengusut tuntas dan menindaklanjuti setiap laporan tindak pidana korupsi yang masuk.

“Kami juga meminta kepada Kejaksaan Negeri agar lebih tegas dan berani menuntut seberat-beratnya kepada tersangka korupsi, serta siap memberikan sanksi berat kepada oknum Jaksa yang melindungi tersangka kasus korupsi.

Selain itu massa juga meminta Kejari untuk lebih tegas dan berani dalam memeriksa para pejabat daerah OKI yang terlibat kasus korupsi.”Seharusnya Kejari lebih aktif dan berani menjemput segala informasi terkait tindak pidana korupsi di OKI, jangan hanya menunggu adanya laporan yang masuk,” ungkapnya.

Pernyataan sikap itu langsung Kasi Intel Andi M Arif Kajari menjawab pernyataan sikap dari massa tersebut. “Pemberantasan korupsi harus kita lakukan secara bersama tidak bisa hanya dilakukan oleh satu instansi saja, kami dari Kejaksaan juga sangat membutuhkan kawalan dari masyarakat dalam melakukan penyidikan kasus korupsi,” Andi membeberkan.

Usai menyampaikan pernyataan sikapnya di Kejari dan PN Kayuagung massa langsung berorasi di halaman kantor Polres  OKI yang diterima Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat dan perwira lainnya.

Terakhir massa kemudian merangsek ke gedung DPRD OKI, dikantor wakil rakyat itu, Massa di terima oleh Ketua DPRD OKI, HM Yusuf Mekki dan Wakil Ketua H Nawawi Anang SH. Massa meminta DPRD OKI untuk lebih meningkatkan peran serta fungsi yang telah diamanatkan oleh rakayat.

DPRD dianggap selama ini hanya menonjolkan fungsi legislasi ketimbang fungsi lainya, meminta kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD OKI tidak mengeluarkan izin pembukaan lahan perkebunan baru karena dengan hadirnya perusahaan perkebunan di OKI tambah membuat sengsara warga. selain itu juga DPRD harus stop membeli kendaraan dinas sehingga bisa menghemat APBD dan stop proyek yang berkedok aspirasi.

Ketua DPRD OKI, HM Yusuf Mekki langsung menjawab pernyataan sikap tersebut, pihaknya sangat berterima kasih kepada masyarakat karena telah diingatkan.

“Jika kami lalai memang harus diingatkan, kami sadar tidak semua yang kita lakukan benar, dan masyarakat telah mengingatkan itu, kami berjanji untuk ikut serta dalam pemberantasan korupsi, saat ini dalah awal kebangkitan masyarakat OKI dalam memerangi korupsi dan aksi seperti ini jangan sampai disini saja dan kita siap secara bersama-sama memberantas penyakit masyarakat tersebut.

 

TEKS:DONI AFRIANSYAH

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster