Faisol “Jual” Nama Mantan Wakapolda Sumsel

 236 total views,  2 views today

Ilustrasi Investasi

Ilustrasi Investasi

-Pelaku Investasi Bodong Triliunan Rupiah-

PALEMBANG, KS – Dalam memuluskan aksi penipuannya, Faisol, Direktur  PT Fatthriyal Member (FM), perusahaan bergerak dalam bidang investasi ternyata menjual nama Wakapolda Sumsel, Brigjend Pol (Purn) Ahmad Ismail.

Alhasil, dari ulah nekatnya tersebut, ribuan nasabahnya mengalami kerugian hingga triliunan rupiah. Nasabahnya pun bukan hanya dari Palembang, tetapi juga berasal Kabupaten Ogan Ilir (OI), dan beberapa kabupaten/kota lainnya.

Bahkan, ada juga nasabah uang berasal dari Tangerang, Bekasi, Jambi dan Lampung.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman, Jumat (6/12), mengatakan, pihaknya membenarkan jika tersangka Faisol menyebut nama Wakapolda Sumsel untuk memuluskan aksinya.

Seklain itu, tersangka juga menjual nama orang yang memiliki kedudukan tinggi di instansi termasuk instansi kepolisian.

“Ada beberapa nama pejabat yang dicatut oleh pelaku termasuk diantaranya mantan Wakapolda  Sumsel, Brigjend Pol (Purn) Ahmad Ismail. Ini masih kita telusuri,” ungkapnya.

Kapolda menambahkan, untuk mengungkap kasus tersebut pihaknya sudah berkodinasi dengan beberapa pihak terkait. “Penipuan PT FM ini adalah kasus besar. Kita juga sudah berkodinasi dengan Mabes Polri  dan Polda yang berada di Indonesia,” jelas Saud.

Sambungnya, korban yang dijerat tersangka untuk menjadi nasabah yakni dari berbabagi lapisan masyarakat mulai dari pensiunan PNS, karyawan, anggota dewan, hingga pejabat.

“Para nasabah menanamkan modalnya mulai dari Rp 10 juta hingga miliyaran rupiah  dengan iming-iming keuntungan 6 persen dari modal tersebut. Dari ribuan nasabah nasabah, total kerugian yakni berkisar Rp 6-8 Triliun,” tuturnya.

Hingga saat ini, sambung kapolda, pihaknya terus melakukan penyidikan dan pengembangan terhadap kasus tersebut, termasuk juga kemungkinan ada tersangka lain.

“Saat ini penyidik masih bekerja, penyidik terus mendalami dan memintai keterangan dari tersangka. Termasuk mengejar ada atau tidaknya tersangka. Kami menghimbau kepada masyarakat yang menjadi korban penipuan PT FM agar segera melapor kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

 

Teks : Oscar Ryzzal/Feni (Mg)

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster