KPU Kesulitan Verifikasi NIK di Lapas

 310 total views,  2 views today

kpu

PALEMBANG, KS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Palembang, mengakui  kesulitan untuk melakukan verifikasi nomor induk kependudukan (NIK) warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang masuk DPT Palembang.

“Kesimpulan kita memang untuk mencari pemilih NIK di LP tidak ditemukan dan jika mencari ditempat asal kesulitan,”kata komisioner KPU Palembang divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Abdul Karim Nasution disela-sela mengunjungi LP wanita Merdeka, Kamis (5/12).

Menurut Karim, verifikasi NIK nama-nama yang tercabtum dalam daftar pemilih tetap (DPT) di empat lapas yang ada di Kota Palembang, dilakukan dengan proses panjang.

“Ternyata data yang diterima LP berdasarkan data pengadilan bukan data riel atau sesunggunya. Dimana ada nama samaran, alamat tidak sebenarnya dan jika kita cek ke alamatnya juga dipastikan tidak ditemukan,”ujarnya.

Karim mengatakan, karena sulitnya memverifikasi NIK tersebut maka diperlukan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut, dengan menerbitkan NIK yang baru dari instansi terkait.

“Oleh karena itu, perlu solusi dengan  berkoordinasi kepada instansi terkait untuk memberikan NIK untuk mereka,”jelasnya.

Diakui Karim pendataan pihaknya sebelumnya memang mengalami perubahan sedikit, hal ini dikarenakan adanya penghuni lapas yang sudah keluar ataupun yang baru masuk.

“Memang yang kita data saat pendataan saja, jika tidak ada lagi maka dicoret dari situ. Namun jika ada warga LP baru yang tidak masuk DPT,  kita tidak bisa memasukkannya karena kemungkinan mereka sudah terdata sebelumnya,”cap Karim.

Ditambahkan Karim, pihaknya mencatat ada 236 penghuni LP Merdeka yang masuk DPT Palembang, sehingga pihaknya perlu mendatangi LP-LP yang ada agar permasalahan tanpak NIK dan NIK invalid terselesaikan.

“Kita ingin mendapatkan data NIK maka kita datangi LP dengan tujuan membersihkan dahulu data pemilih di LP, sebelum diajukan pihak instansi terkait untuk memberikan NIK,”tandas Karim dengan menambahkan pihaknya juga telah mendatangi LP anak dan dewas Pakjo, serta akan mendatangi LP Merah Mata.

Ketua KPU Palembang, Eftiyani menambahkan, berdasarkan verifikasi data hingga 30 November 2013, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Palembang berjumlah 1.124.871 pemilih.

“Kami sebelumnya memverifikasi sebanyak 1.125.249 nama pemilih pada 2 November. Dari jumlah tersebut masih ditemukan 2.805 NIK yang tidak valid dan semuanya berada di LP,” katanya.

Dalam kurun waktu tersebut, kata dia, pihaknya melakukan verifikasi NIK dan dapat memperbaiki 2.345 nama pemilih.

“Sementara terdapat 378 pemilih dicoret karena memang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Seperti sudah meninggal dunia, masuk TNI/Polri atau sudah lama pindah domisili,” tuturya

Sementara  Kasi Binadik LP wanita Merdeka, Desi Andriyani menerangkan jika permasalah NIK penghuni di LP wanita merdeka memang jadi masalah saat ini. Meskipun begitu pihaknya akan memberikan data-data para penghuni LP kepada pihak KPU Palembang.

Dikatakan Desi,  masalahnya untuk saat ini, jumlahnya para penghuni di LP Merdeka ada 214 dan setiap hari bisa berubah, sesuai dengan yang masuk dan keluar. Dimana data-data yang mereka miliki mayoritas berdasarkan vonis hukuman.

“Memberikan alamat sebenarnya kami sedikit mengalami kesulitan, karena mereka yang pengalaman masuk dua kali bisa berbeda nama-namanya dan mereka sudah paham termasuk alamat. Khusus kasus narkoba banyak penghuni yang ngekos disini,”jelasnya.

Lebih lanjut Desi menerangkan, data yang mereka berikan ke KPU Palembang, yaitu data yang dikumpulkan  sejak bulan Juni.

“Data tetap diambil tapi yang telah bebas, kami coret dan data-data lainnya dimintakan, yang napi tahanan baru kami pisahkan agar tidak membingungkan,”pungkasnya.

 

TEKS   : DICKY WAHYUDI

EDITOR  : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster