Dua Pencopet Jadi Bulan-bulanan Massa

 288 total views,  2 views today

Dua pencopet yang menjadi bulan-bulanan massa | Oscar KS

Dua pencopet yang menjadi bulan-bulanan massa | Oscar KS

PALEMBANG, KS –Tertangkap tangan saat melakukan aksi copet di dalam bus Kota, dua pemuda yang merupakan spesialis pencopet bonyok jadi bulan-bulanan massa.

Herianto (23) dan Latif (20), warga Jalan KH wahid hasim, Lorong Semajit,  Kecamatan Sebrang Ulu 1 Palembang ini nampak menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya akibat mendapat puluhan bogem mentah dari puluhan massa yang memergoki.

Tertangkapnya kedua copet tersebut, berawal dari Zulkanain (35), warga Jalan Sematang Borang, Lorong Jepang, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, melihat para pelaku sedang mencopet seorang wanita, Kamis (5/12) pukul 15.00 WIB.

Kejadian tersebut terjadi saat bus Jurusan Plaju-Perumnas ini melintas di Jalan Swadaya. Zulkarnain yang melihat aksi kedua pencopet itu pun langsung menegurnya. Tetapi karena tidak senang, Zulkarnain pun saat itu langsung di tujuk.

“Aku melihat kedua pelaku membuka tas ibu-bu yang duduk di depan aku, saat aku larang, tapi malah kedua copet ini marah-marah dan langsung tusuk aku,” ungkapnya.

Sambungnya, setelah itu dua pelaku mengeluarkan pisau dan ingin menusuk (saya-red). ” Saat itu saya melakukan perlawanan dan akhirnya dahi (Kening-red) saya kena tusuk oleh sebilah pisaunya. Dari situ kedua pelakupun langsung turun disimpang Jalan angkatan 66,” ungkapnya.

Lanjut Zulkarnain, karena kedua pelaku sudah melukainya dan kedua pelaku tidak berhasil melakukan pencopetan, ia pun berusaha mengejar melakukan, dan akhirnya ke dua pelaku berhasil di tangkap massa.

“Saat turun dari bus kota saya langsung kejar dan teriak, satu saya dapatkan yaitu Herisnto, satu lain massa, kedua pelaku langsung di pukul massa hingga babak belur,” bebernya.

Setelah hampir 30 menit kedua pelaku di hajar massa, jajaran Polsek Kemuning yang mendapatkan informasi adanya dua pelaku copet dihajar hajat, petugas pun langsung mendatangi Tepat Kejadian Perkara (TKP), setelah itu dua pelaku langsung di bawa ke Polsek untuk di periksa.

Pelaku Herianto mengaku dirinya baru pertama kali melakukan aksi pencopetan. ” Saya tidak ada kerjaan lagi Pak. Untuk menghidup keluarga, saya mencopet,” ungkap menyesali perbuatan yang dilakukannya.

Hal yang sama di akui Latif, ia melakukan ini baru pertama kali. “Saya hanya di ajak Heri, nah soal mau  mencopet saya tidak tahu.  Kalo saya tahu, pasti saya tidak mau pak,” kesal Latif .

Kapolsek Kemuning AKP Nuraini saat ditemui membenarkan adanya dua pelaku pencopetan tersebut. “Dua pelaku tersebut di amuk massa, ketika kita mendapatkan laporan anggota pun langsung mendatangi TKP, ” ungkapnya.

Dari tangan pelaku, Sambung Nuraini,  petugas mengamankan sebilah pisau yang diketahui di pakai pelaku untuk menusuk Zulkarnain (saksi korban –red).

“Atas tindak kriminal yang dilakukannya, pelaku diancam pasal 170 KHUP, dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” tutupnya.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah  





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster