Puluhan Kilogram Ganja Asal Aceh di Sita

 233 total views,  2 views today

Barang Bukti Ganja Yang Disita Petugas | Oscar KS

Barang Bukti Ganja Yang Disita Petugas | Oscar KS

PALEMBANG I KS-Puluhan kilogram ganja kering siap edar asal Aceh diamankan petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Polresta Palembang, dari rumah bandar besar narkoba, Ujang (35), warga Jalan KHA Azhari, Lorong Tangga Raja, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Sebrang Ulu I Palembang, Rabu (4/12), kemarin.

Sayangnya, petugas tidak berhasil menangkap Ujang, sang pemilik ganja lantaran kabur dengan menceburkan diri ke Sungai Musi.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, sebelum penggrebekan rumah bandar narkoba, petugas terlebih dahulu meringkus kaki tangan Ujang, yakni Yunus (32), lantaran kedapatan menyimpan 32 paket ganja kecil siap jual.

Dari kicauan Yunus, petugas mendapati nama Ujang sebagai bandar narkoba. Petugas pun langsung menyusur rumah Ujang yang berada di Jalan KHA Azhari, Lorong Tangga Raja, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.

Mengetahui kedatangan petugas yang hendak menangkapnya, Ujang langsung ambil langkah seribu melarikan diri. Namun, karena melihat banyak polisi yang sudah mengepung rumahnya, Ujang langsung menceburkan diri ke Sungai Musi.

Ujang sendiri menghilang dalam derasnya arus Sungai Musi, petugas yang sudah kehilangan tersangka langsung menggeledah rumahnya. Di dalam rumah tersebut, petugas menemukan satu tas travel bag yang berisi 23 paket ganja terbungkus rapi dengan lakban.

Mendapati temuan barang bukti yang cukup banyak, petugas membawa puluhan kilogram daun setan ke Mapolresta Palembang dan selanjutnya akan dijadikan barang bukti milik tersangka.

Kasat Res Narkoba Polresta Palembang, AKP Suryadi mengatakan, terungkapnya kasus narkoba yang berhasil mengamankan barang bukti 23 kg daun ganja kering atas penyeledikan petugas di lapangan.

“Identitas pemilik 23 paket ganja sudah diketahui dan kini masih dalam pengejaran petugas. Tersangka merupakan sindikat narkoba antar provinsi dan barang bukti berasal dari Aceh yang masuk ke Palembang melalui jalur darat,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk menekan predaran narkoba di Kota Palembang, pihaknya akan terus menangkap pengedar-pengedar narkoba, yang sudah meracuni generasi muda.

“Tersangka akan dijerat Pasal 111 dan Pasal 112 UU Narkotika No 35 Tahun 2009 atas kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau pasal 114 tentang Pengedaran Narkoba dengan ancaman hukuman mati,” ujar Suryadi.

Sementara itu tersangka Yunus mengakui, dirinya nekat berjualan daun ganja lantaran untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. “Aku baru tiga bulan jualan ganja. Memang ganja aku dapat dari Ujang. Aku tidak tahu Ujang dari mana dapat ganja sebanyak itu,” singkat Yunus.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster