Kejari : Pengawalan Tahanan Sudah Sesuai Prosedur

 327 total views,  2 views today

-Terkait Adanya Dua Tahanan Kabur-

MUARAENIM I KS-Kejaksaan Negeri (Kajari), Muaraenim, mengaskan, pihaknya mengklaim saat ini pengawalan terhadap tahanan kejaksaan sudah sesuai prosedur.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kajari Muaraenim, Robert Pelealu, terkait kaburnya dua orang tahanan Suryadi Rifad alias Culi dan Dodi Rabau dengan kasus pembunuhan dan perampokan di Pengadilan Negeri (PN) Muaraenim.

“Setiap sidang kita (kejaksaan -red) selalu berkoordinasi dengan kepolisian dan juga ada penjagaan dari petugas kejaksaan,” tuturnya kepada Kabar Sumatera, rabu (4/12), kemarin.

Menurut Robert, pihaknya memiliki dua armada angkutan untuk tahanan kejaksaan, yakni mobil kijang kapsul dan mini bus.

“Namun sejauh ini kami menganggap sudah berjalan sesuai prosedur, tapi tetap kita limpahkan ke kepolisian dengan membuat laporan pada malam kejadian itu juga, sesuai apa yang dilakukan sopir dan pengawal dari kejaksaan,” katanya.

Untuk mengungkapkan keberadaan dua tahanan yang masih kabur, lanjut dia, selain berkoordinasi dengan Polres Muaraenim juga sudah berusaha menghubungi keluarga dua tahanan tersebut.

“Nantinya biar kepolisian yang memutuskan apakah ada kelalaian dalam kasus ini. Jika terbukti kelalaian dari dua pegawai kejaksaan yang bertugas saat itu, hukuman berat akan diberikan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Mohamad Aris melalui Wakpolres Kompol Hans Rachmatullah Irawan SIK didampingi Kasatreskrim, Jhon Luis Letedara, mengatakan pihaknya telah menerjunkan 40 personil Kepolisian Resor (Polres) Muaraenim dibantu satuan dari Polsek untuk mengejar kedua tersangka tersebut, namun dalam pencariannya belum ditemukan jejaknya.

Dikatakan Jhon, bahwa pihak kepolisian juga telah melacak di rumah kedua orang tua tersangka dan meminta kerjasama, baik yang berada di Kecamatan Lawang Kidul, Kecamatan Gunung Megang maupun Kecamatan Rambang Dangku, akan tetapi belum membuahkan hasil.

Terhadap sopir mobil tahanan, Beri Pratama (tapidum) dan pengawal  Erwin Lifad (tapidum), juga sudah diminta keterangan perihal bagaimana kronologis kejadian pada saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Adapun kedua tahanan itu atas nama Dodi Rabau memiliki ciri – ciri tinggi 167 cm, rambut ikal pendek dan kulit sawo matang,sedangkan Supriadi Rifad alias Culi memiliki ciri – ciri tinggi 172 cm, rambut gondrong dan kulit putih seperti cina,” pungkasnya.

 

Teks      : SISWANTO

Editor  : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster