Dua Hari Jalan Diblokade Warga

*Aktivitas PT Lonsum & Seleraya Lumpuh

MUSIRAWAS,  KS-Sudah dua hari, warga Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) memblokir jalan akses menuju PT Lonsum dan PT Seleraya. Akibatnya aktivitas kedua perusahaan itu menjadi lumpuh, karena kendaraan milik kedua perusahaan itu tidak bisa melintas.

Warga yang memblokade jalan dibeberapa titik ini, menuntut agar kedua perusahaan membayar fee bulanan. Itu dituntut warga sebab, kendaraan milik kedua perusahaan tersebut melintas jalan umum, yang dulunya adalah tanah warga.

“Permasalahan antara warga dan perusahaan, sudah lama terjadi dan tidak ada penyelesaian. Bahkan masalah tersebut, seakan tidak selesai karena kedua perusahaan selalu merasa benar,” kata Lendra Suharsa (44), warga setempat saat dibincangi di Desa Beringin Makmur, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Rabu  (4/12).

” Blokade kami lakukan,  agar kedua perusahan itu terutama PT Lonsum mendengarkan tuntutan kami. Kami berhak memblokade jalan itu, karena jalan tersebut dibangun dari tanah warga. Saat jalan itu dibuka oleh PT Lonsum, mereka hanya minta izin secara lisan tetapi tidak pernah memberikan ganti rugi,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu karyawan PT Lonsum yang minta namanya tidak ditulis, mengaku saat pembukaan jalan tersebut, sudah mendapatkan izin dari warga. Setelah jalan dibangun, kenapa menurutnya, baru saat ini warga meminta uang sewa bulanan.

“Warga minta biaya sewa bulanan, kami keberatan karena yang membuka jalan dulu adalah kami. Lagi pula, sudah minta izin kepada mereka yang punya tanah dan mereka juga menikmati dan memakai jalan tersebut. Itu sudah berlangsung lama, kenapa baru sekarang ada tuntutan,” ungkapnya.

Kepala Kepolisian Resort (Polres) Mura melalui Wakil Kepala Polres Mura, Kompol Tulus Sinaga yang di konfirmasi, membenarkan adanya aksi warga Rawas Ilir tersebut.  Ia menyebut, pihaknya sudah melakukan pendekatan ke warga melalui pihak kecamatan, agar membuka blokade jalan akses menuju PT Lonsum dan PT Seleraya itu.  “Mediasi telah kita lakukan, kalau memang belum ada kelanjutan, silahkan masing-masing pihak menempuh jalur hukum,”  tukasnya.

 

TEKS              : FAISOL

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com