Ancam Anggota TNI, Tiga Preman Dipenjara

 292 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG, KS –Aksi pengancaman oleh tiga preman, terhadap anggota TNI AD Yonzipur 12, harus dibayar mahal. Tiga orang preman yang semuanya merupakan warga Kecamatan Gandus Palembang ini, dijatuhi hukuman kurungan 10 bulan penjara oleh majelis Hakim, Selasa (3/11).

Suhardi (33), Khoiri (23) dan Gunawan (36), harus menerima vonis penjara 10 bulan oleh majelis hakim yang diketuai Zahri di PN Palembang.  Oleh hakim ketiganya dijerat pasal 335 ayat (1) KUHP dan undang-undang kepemilikan senjata tajam (Sajam) dan senpi.

Sidang keputusan disaksikan puluhan anggota Yonzipur 12. Mereka menyaksikan sidang dengan berdiri tepat di bagian pintu masuk ruang sidang. Mereka datang dengan mengenakan seragam dinas dan naik mobil milik satuan.

Sementara kursi penonton di ruang sidang disesaki warga sipil. Informasi yang beredar, sebagian dari warga sipil ini keluarga anggota Yonzipur 12. Sebagian juga masyarakat biasa yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Sebelumnya, oleh Sukman selaku jaksa ketiga terdakwa dituntut penjara selama 10 bulan. Sukman menjerat ketiga terdakwa dengan pasal pengancaman, yakni pasal 335 ayat (1) KUHP dan undang-undang kepemilikan senjata tajam.

Atas vonis itu, ketiga terdakwa menerimanya. Begitu pula dengan jaksa. Dengan demikian, vonis hakim sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

Terungkap di persidangan, tindak pengancaman yang diduga dilakukan ketiga terdakwa terjadi pada periode 16 Juli 2013 dan 18 Juli 2013 sekitar pukul 13.00 WIB. Ketika itu, beberapa anggota TNI AD Yonzipur 12 melakukan perataan tanah di Jalan Pramuka Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang.

Tiba-tiba, rombongan ketiga terdakwa datang dengan naik mobil Strada. Mereka langsung mencegah para anggota dan mengusir karena merasa tanah itu bukan milik anggota, melainkan milik mereka.

Karena tidak terima, anggota TNI AD Yonzipun 12 mencoba mengajak warga tersebut untuk mediasi. Namun, itikat baik itu malah dibalas dengan pengancaman oleh para terdakwa.

Dengan mengeluarkan sajam dan membawa senpi, yang selanjutnya diketahui senpi mainan dan korek api gas, para terdakwa menghendaki anggota untuk angkat kaki dari tanah itu.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster