Pemprov Anggarkan Rp 40 M Untuk Bayar Hutang ke RSMH

 401 total views,  2 views today

rsmh

Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang

PALEMBANG, KS-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), menganggarkan dana hingga Rp 40 miliar, untuk pembayaran tunggakan klaim program Jamsoskes Sumsel Semesta di Rumah Sakit Mohammad Hoesain (RSMH), Palembang.

Dana tersebut menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel, Laonma L Tobing,  akan dipakai untuk membayar tunggakan Jamsoskes Sumsel Semesta di RSMH untuk bulan September dan Oktober, serta pembayaran klaim  untuk bulan November dan Desember.

“Untuk tunggakan kita bulan September dan Oktober, besarannya Rp 21 miliar. Sementara sisanya, untuk November dan Desember. Kemungkinan anggaran yang terpakai tidak mencapai Rp 40 miliar, hanya Rp 35 miliar. Namun itu untuk antisipasi,” kata Laonma dibincangi di sela-sela rapat Forum  Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Sumsel dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab/Kota se Sumsel  2013 di Hotel Aryaduta, Palembang, Selasa (2/12).

Kapan tunggakan itu akan dibayarkan? Laonma menyebut, begitu tagihannya masuk maka akan dibayarkan. “ Begitu ada tagihan klaimnya, maka akan langsung di proses. Setelah itu, barulah kita bayarkan,” jelas Laonma.

Laonma menambahkan, klaim yang diajukan oleh RSMH tersebut nantinya tidak serta-merta langsung diterima dan dibayarkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) bebernya, nanti akan memverifikasi, berapa besar klaim yang memang harus dibayarkan pemprov.

Sebelumnya Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan program berobat gratis di RSMH, tetap berjalan. Karenanya, pemprov akan segera melunasi tunggakan klaim Jamsoskes di RSMH, pada minggu pertama bulan Desember. “Saya jamin program berobat gratis ini akan tetap berjalan, seperti sebelum-sebelumnya,” kata Alex.

Ia mengatakan, selama ini pemprov sudah membayar Rp 81 miliar lebih ke RSMH untuk program berobat gratis. Sementara sisa dua bulan lagi yakni September dan Oktober, sejumlah Rp 18 miliar, dan akan dibayar ada pekan pertama bulan ini.

Pembayarannya pun sambung Alex, akan dilakuan bertahap. Karena klaim yang dilakukan juga bertahap. Sedangkan untuk tagihan November dan Desember, akan dibayar di awal 2014 mendatang. “Semua itu ada mekanisme pembayaran, bukan asal bayar saja karena yang digunakan ini adalah uang rakyat,” ujarnya.

Sebagai informasi, seperti yang diberitakan Kabar Sumatera, RSMH sempat akan menghentikan program berobat gratis. Spanduk besar, bertulisan mulai 2 Desember Pasien Jamsoskes Sumsel Semesta, akan dikenakan biaya pelayanan sesuai kelas yang diambil, sudah dipasang oleh manajemen RSMH.

Namun setelah gubernur mendatangi RSMH, manajemen rumah sakit tersebut membatalkan rencana itu. “Pelayanan Jamsoskes Sumsel Semesta, tetap berjalan. Kita sudah menerima penjelasan Gubernur Sumsel, yang akan yang akan segera mengucurkan dana klaim berobat gratis. Setelah ini terkait mekanisme tagihan klaim, kami akan duduk bersama dengan Dinkes dan beberapa pihak rumah sakit lainnya agar sistem ini sama-sama diperkuat, begitupula dengan rujukannya yang harus diperjelas,”  sebut Direktur Keuangan RSMH, Dr dr Welly Refnealdiy.

TEKS              : IMAM MAHFUDZ ALI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster