Honor Telat, Perangkat Desa Mengeluh

 414 total views,  2 views today

 

KAYUAGUNG I KS-Ratusan perangkat desa di Kabupaten OKI mengeluh. Karena, tunjangan mereka selama sembilan bulan cair.

Aan, seorang perangkat desa di Kecamatan Tulung Selapan kepada Harian Umum Kabar Sumatera, Senin (2/12) menyampaikan, ia baru menerima tunjangan perangkat baru triwulan pertama yakni Januari hingga Maret 22013. Sedang triwulan kedua, ketiga dan keempat belum terima.

Kata Aan, OKI memiliki sebanyak sebanyak 310 desa. Hingga kini belum ada yang menerima tunjangan. Adapun penerima tunjangan ini antaralain kepala desa, kepala dusun, kepala urusan, dan Badan Pemerintah Desa.

“Mengapa tahun ini kami dibayar terlambat? Padahal tahun sebelumnya lancar-lancar saja. Nah, kabarnya tahun ini pencairannya sulit karena harus ajukan permohonan dulu,” cetus Aan sambil mengeluh.

Tak jauh beda dengan yang dialami perangkat desa di Kecamatan Pampangan yang enggan dituliskan namanya. Menurutnya, waktu peniran honor triwulan pertama serentak diberikan dan langsung masuk ke rekening, tanpa harus ada surat pengajuan.

Menanggapi keluhan perangkat desa ini, Ali Ami Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) OKI melalui Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan H Zulfikri menepis tudingan tersebut. Dia berkata, belum dicairkannya uang perangkat desa ini lantaran masih belum banyak perangkat desa  yang belum mengirimkan permohonan pencairan.

“Kami cairkan tunjangan berdasarkan permohonan perangkat desa. Hingga kini dari 310 desa yang ada baru sebanyak 161 desa yang mengajukan permohonan dan sisanya 141 desa belum mengajukan permohonan. Itupun dari 161 desa yang mengajukan baru kades dan kaurnya saja. Untuk tunjangan BPD belum cair,” ungkapnya.

Ucapnya, semoga sebelum tanggal 10 Desember 2013 ini, uang tunjangan perangkat desa bisa dicairkan.    Sedangkan total tunjangan untuk 161 desa terhitung triwulan kedua dan ketiga sebanyak Rp 3 miliar lebih. Dan, sebelumnya April 2013 untuk triwulan pertama dibayarkan sebanyak Rp 3,9 miliar. Untuk 2013, tunjangan yang siap dibayarkan sebanyak Rp 12 miliar.

TEKS:DONI AFRIANSYAH

EDITOR:RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster