ABG Diperkosa Kakak Ipar

 1,293 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

KAYUAGUNG I KS-Pupus sudah masa depan RA (13), warga Dusun I, Desa Tania Makmur, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering (OKI), ini.

Pasalnya, gadis yang masih Anak Baru Gede (ABG), diperkosa oleh kakak iparnya sendiri, Purwanto (50). Tragisnya, peristiwa memilukan tersebut terjadi enam kali dibawah ancaman sang pelaku.

Tidak tahan dengan apa yang dialaminya, korban ditemani orang tuanya melaporkan kejadian tersebut ke Polres OKI, Senin (2/12), kemarin.

Dihadapan penyidik korban menuturkan, peristiwa yang dialaminya tersebut awalnya terjadi pada September 2013 lalu, dimana korban yang tinggal di rumah pelaku bersama dengan ayuk tirinya  EW (25), yang juga berstatus istri kedua pelaku.

Kekerasan seksual yang dialaminya terjadi pada September 2013 lalu sebanyak 4 kali. Sedangkan kejadian berikutnya sebanyak 2 kali terjadi pada Oktober 2013.

Saat itu sekitar pukul 22.00 WIB,  korban tertidur dikamarnya yang hanya berbentuk sekat papan. Tiba-tiba datang pelaku yang menyelinap masuk ke dalam kamar yang tidak berpintu lalu menggerayanginya. Saat itu korban yang terkejut  dan terbangun dari tidurnya berusaha untuk memberontak.

Namun pelaku yang sudah kerasukan setan ini justru mengancam korban akan membunuh ayuk tirinya  jika tidak mau melayani nafsu bejatnya. Merasa takut dan dalam ancaman akhirnya korban hanya bisa pasrah.

Setelah lebih kurang lima menit pelaku memperkosa korban, tiba-tiba ayuk korban terbangun dari tidurnya mendapati suaminya tidak ada di kamar. Saat itu juga mencari pelaku dibeberapa ruangan rumah, EW terkejut bukan kepalang ketika melihat suaminya tengah menindih tubuh adiknya.

Pelaku yang tertangkap basah tersebut bukannya takut justru marah-marah dengan istrinya bahkan sempat memukul sambil  mengancam agar peristiwa tersebut tidak diceritakan kepada siapapun.

Ancaman tersangka ternyata cukup ampuh, baik istri atau korban tidak berani menceritakan hal ini kepada siapapun. Hal ini menjadi kesempatan pelaku untuk mengulangi perbuatannya hingga berulang kali.

Setelah merasa tidak tahan atas perlakuan pelaku, korban yang ditemani orang tuanya akhirnya melaporkan peristiwa tersebut kepolisi sebagaimana tertuang dalam laporan Polisi : LP/B-429/XI/2013/sumsel/  res OKI tertanggal 2 Desember 2013.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIK didampingi Kasat Reskrim AKP H Surachman SH membenarkan adanya laporan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur. Pelaku akan dijerat dengan UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Korban sedang kita periksa, sekarang kita sedang memburu pelaku, mudah-mudahan dapat segera kita tangkap,” singkatnya.

Teks : Doni Afriansyah

Editor : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster