Volume Sampah Meningkat

 196 total views,  4 views today

Aktivitas Pengolahan Sampah di TPA

Aktivitas Pengolahan Sampah di TPA

PALEMBANG, KS-Kepala Dinas Keberihan Kota (DKK) Palembang, Agoeng Noegroho mengatakan, volume sampah di Kota Palembang di musim penghujan saat ini mengalami peningkatan, dibandingkan dengan musim kemarau.

Jika di hari-hari biasa, volume sampah di metropolis menurut Agoeng, mencapai 600 ton perhari, maka di musim penghujan saat ini volume sampah tersebut meningkat menjadi lima sampai 10 persen.

Peningkatan volume sampah tersebut menurut Agoeng, dikarenakan produksi sampah rumah tangga.  Karena itu, DKK menghimbau masyarakat Palembang untuk mengurangi produksi sampahnya.

“ Dengan mengurangi volume sampah yang dihasilkan, maka pembengkakan volume sampah dapat diatur dan dapat dikendalikan, apalagi musim penghujan seperti sekarang ini,”kata Agoeng ketika dihubungi, Minggu (1/12).

Menurutnya, jika volume sampah tersebut tidak bisa dikendalikan dikuatirkan bisa menyebabkan terjadinya banjir. Apalagi sebut Agoeng, jika sampah tersebut dibuang ke sungai, seperti kebiasaan masyarakat selama ini.

” Biasanya banjir terjadi, salah satu penyebabnya karena drainase yang tersumbat, sungai-sungai kecil maupun besar yang dipenuhi sampah dan lainnya. Karenanya, kita minta kesadaran masyarakat, untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi volume sampahnya,” himbaunya.

Menurut Agoeng,  banjir terjadi bukan hanya karena faktor alam seperti curah hujan. Tapi, juga akibat dampak dari perilaku manusia, dalam mengelola sampah. “Sikap perilaku manusia apakah ramah lingkungan atau tidak, misalnya buang sampah ke sungai, itu menjadi salah satu prilaku buruk, yang bisa saja menyebabkan bencana banjir,” ucapnya.

Agoeng menerangkan, jika sampah dapat dikelola secara baik, maka sampah tersebut bisa memiliki nilai ekonomis. Misalnya, dengan cara mengelola sampah menjadi pupuk kompos atau menjadikan sampah tertentu sebagai bahan daur ulang menjadi benda kerajinan tangan.  ” Dengan begitu penyumbang sampah terbesar, yakni sampah rumah tangga bisa berkurang dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA),” imbuhnya.

Agoeng menghimbau, agar warga taat untuk membuang sampah pada tempatnya, jangan buang sembarangan. “Saya yakin, warga Palembang tidak menginginkan yang namanya bencana banjir, oleh karena itu kita yang harus menjaga kota ini agar tidak banjir. Caranya,  mulai dari sesuatu yang kecil yakni, menjaga kebersihan dengan cara membuang sampah pada tempatnya,”tukasnya.

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster