Pelaku Curas Anak Polisi Ditembak

 163 total views,  2 views today

senjata-api

KAYUAGUNG I KS-Ali Ahmad (22), warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), spesialis pencurian dengan kekerasan yang kerap beroperasi diberbagai wilayah hingga lintas provinsi, dibekuk petugas Jajaran Polres OKI, Minggu (1/12).

Tersangka Ali yang tercatat sudah melancarkan aksinya sebanyak 15 kali  ini terpaksa dihadiahi timah panas dibetis kirinya lantaran berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIK didampingi Kasat Reskrim AKP H Surachman mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan korbannya Thanzilna Putri Marina (24), warga Desa Mulya Guna, Kecamatan Teluk Gelam, pada 18 November 2013 lalu.

“Penangkapan berdasarkan laporan yakni LP/51/XI/2013/RES OKI, tanggal 18 Oktober 2013. Korban sendiri merupakan anak anggota polisi yang motornya dirampok oleh pelaku,” ungkapnya.

Dalam laporannya, sambung Kapolres, korban  mengaku telah menjadi korban keganasan pelaku dengan merampas sepeda motor Honda Beat beserta barang berharga lainnya.

“Saat itu korban sedang melintas tiba-tiba dijalan dicegat oleh para pelaku, kemudian pelaku mengancam korban dengan menggunakan sebilah tajam yang dihunusnya, karena takut korban  akhirnya menyerahkan sepeda motornya,” ujar Kapolres.

Kasat Reskrim AKP H Surachman menambahkan, usai kejadian korban langsung melapor ke Mapolres OKI , sedangkan pelaku berhasil meloloskan diri bersama dengan  empat orang pelaku lainnya.

“Petugas mengetahui identitas para pelaku dan mencoba melakukan pengejaran hingga ke wilayah Belitang OKUT, tempat tersangka bekerja di salah satu perusahaan. Sedangkan rekan pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih dalam kejaran petugas,” kata Kasat.

Kasatreskrim menambahkan, tersangka merupakan spesialis pelaku pencurian dengan kekerasan. Tercatat, pelaku sudah 15 kali melancarkan aksinya, bahkan pelaku pernah melakukan aksi kejahatan serupa di wilayah Riau.

“Pelaku sudah lebih dari 15 kali beraksi dan hasilnya digunakan untuk foya-foya. Tersangka terpaksa kita tembak karena hendak kabur,” pungkasnya.

Teks : Doni Afriansyah

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster