Penderita HIV/AIDS Bertambah 142 Orang

 259 total views,  2 views today

Ilst.

*70 Persen Disebabkan Seks Bebas

PALEMBANG, KS-Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel), harus kian waspada human immunodeficiency virus infection / acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS). Pasalnya, setiap tahun jumlah penderita HIV/AIDS di Bumi Sriwijaya ini terus meningkat.

Berdasarkan data Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel, saat ini sudah ada 950 orang yang mengidap HIV. Sementara untuk  penderita AIDS di Sumsel menurut Direktur PKBI Sumsel, Amirul Husni saat dihubungi, kemarin, ada 606 orang. “Itu adalah angka pengidap HIV/AIDS sejak 1995- 2013,” kata Amirul.

Dari penderita tersebut, untuk HIV sudah ada 14 orang yang meninggal. Sementara penderita AIDS di Sumsel, berdasarkan catatan PKBI sebutnya, ada 103 orang yang telah meninggal. Kondisi ini menurut Amirul, sangat memprihatinkan. Sebab, setiap tahunnya penderita penyakit mematikan itu terus bertambah.

Ia menerangkan, dari Januari sampai Juni 2013, sudah ditemukan 60 pengidap HIV/AIDS. “Di 2012 lalu, kita mencatat penderita HIV/AIDS di Sumsel sebanyak 808 orang. Artinya, ada penambahan 142 orang,” bebernya.

Sementara itu Ketua Komisi Perlindungan HIV/AIDS (KPA) Palembang , Jailani UD menyebut, di Palembang sejak 1996-2012, penderita HIV/AIDS tercatat sebanyak 650 orang. Artinya, jumlah penderita HIV/AIDS kota empek-empek ini adalah terbesar jumlahnya di Sumsel.

“Dari 560 penderita tersebut, 70 persennya disebabkan pergaulan bebas (seks bebas), 17 persen akibat jarum suntik (narkoba), dan sisanya faktor penularan melalui air susu ibu (ASI) terhadap anak,” ucapnya.

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI,  dr Mgs HM Hakim menyebut, Bumi Bende Seguguk tersebut jumlah penderita HIV/AIDS nya terbanyak kedua di Sumsel setelah Palembang.

“Catatan kita dari 2010-2013, ada 74 orang penderita HIV/AIDS.  Banyaknya penderita HIV/AIDS di OKI karena,  keberadaan kafe-kafe pinggiran yang bereda di beberapa titik Jalan Lintas Timur (Jalintim),” ungkapnya.

Terus meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Sumsel ini, juga di waspadai KPA Muba. Ketua KPA Muba, H Pahri Azhari menyebut Muba merupakan salah satu kabupaten di Sumsel, yang rentan terhadap HIV/AIDS. “Muba ini, daerah transit. Sehingga penyebaran HIV/AIDS rentan terjadi. Karenanya perlu dibangun kesadaran masyarakat, terhadap bahayanya HIV/AIDS,” tukasnya.

TEKS  : DICKY WAHYUDI

EDITOR  : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster