Harus Bangga Jadi Pemilih Pemula

 338 total views,  2 views today

pemiluPALEMBANG, KS-Tahun depan, akan menjadi tahunnya demokrasi di Indonesia. Sebab di 2014, akan digelar pemilihan umum legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Di dua pesta demokrasi itu, suara pemilih pemula sangat menentukan.

Karenanya menurut Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Suprawoto, pemilih pemula harus bangga bisa menggunakan hak pilihnya.

“Mereka harus memanfaatkan hak pilihnya itu, dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS).  Jangan sia-siakan hak pilih tersebut,” kata Suprawoto saat dialog publik bertajuk “Bangga Menjadi Pemilih Pemula” yang digelar beberapa waktu lalu di Hotel Sandjaya, Palembang.

Ia menerangkan, berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), setidaknya dalam Pileg 2014 mendatang ada 20 persen dari jumlah pemilih adalah pemilih pemula.  “Ini jumlah yang cukup besar, potensial. Jadi harus di sosialisasikan agar mereka menggunakan hak pilihnya,” ujar Suprawoto.

Suprawoto mengajak pemilih generasi muda jadi pemilih yang cerdas, partisipatif dan peduli kondisi bangsa dan negara. “Untuk itu kami ingin mengajak para pemilih untuk ikut berpartisipasi dalam hak pilih di pemilu 2014,” kata Suprawoto.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Sosmas SDM Fadhil Hasyim mengatakan tak lama lagi akan dilaksanakan pesta demokrasi. Pesta demokrasi tak lepas dari publikasi kepada masyarakat guna mengenalkan calon pemimpin melalui kampanye pemilu.

Centre Of Election and Political Party (CEPP) Universitas Indonesia memperkirakan pemilu tahun 2014 bakal diramaikan lima puluh juta pemilih pemula yang rata-rata berusia 17 tahun sampai 23 tahun. “Pemilih pemula dituntut berpikir cerdas dalam menentukan pemimpin. Para pemilih pemula sebaiknya menggunakan hak pilihnya, jangan mudah terhasut politik uang,” kata Fadhil seperti di rilis buletinmetropolis.com.

Ia berharap, dari dialog ini, pemilih pemuda bisa menyampaikan dan mengajak rekan-rekan maupun komunitasnya untuk menggunakan hak pilih. “ Minimal sosialisasi di lingkungan sekitarnya,” kata Fadhil.

Anggota DPR RI Mustafa Kamal mengatakan, dengan sosialisasi ini, diharapkan dapat menggugah, menumbuhkan, dan membangun kesadaran dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang pentingnya pelaksanaan pemilu 2014. “Khususnya kepada para pemilih pemula. Sehingga kiprah mereka bisa mempengaruhi perolehan suara partai secara nasional,” tukasnya.

TEKS  : ALAM TRIE PUTRA

EDITO   :DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster