Benih Padi Hampa, Petani Merana

 307 total views,  6 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

MUARAENIM I KS-Kelompok tani (Koptan) di Desa Muara Lawai dan Lubuk Ampelas, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim mengeluh. Sebab, benih padi bersubdisi yang mereka beli dari PT Pertani hampa sehingga tidak bisa tumbuh saat disemai.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kecamatan Kota Muaraenim, Loehalni Agoestirini menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan dari para Koptan. Bahkan, menindaklanjuti laporan tersebut pihaknya telah melakukan pengecekan ke lapangan.

“Survei yang kita lakukan memang benar sebagian benih padi bersubsidi yang mereka beli itu hampa. Sehingga, saat disemai tidak dapat tumbuh,” ujar Loehalni Jumat, (29/11).

Lanjutnya, ia pun telah melakukan pengujian terhadap benih hampa dengan cara merendam ke dalam air. Dalam pengujian tersebut, diketahui benih  mengapung diatas permukaan air.  Dalam pemeriksaan itu, tingkat kehampaan benih berkisar 23-25 persen.

Ia menambahkan, tercatat untuk Desa Muara Lawai ada sedikitnya enam Koptan  yang membeli benih bersubsidi. Sedangkan untuk Desa Lubuk Ampelas ada sebnyak tiga Koptan. Dalam hal ini, masing-masing Koptan menerima sebanyak 625 kilogram benih dengan harga Rp 2.020 per kilo.

“’Terkait hampanya benih yang mereka beli, para petani meminta agar pihak PT. Pertani bersedia mengganti benih padi dengan yang baru, sehingga tidak dirugikan,” ungkap Loehali.

Semantara itu, Pimpinan PT Pertani Palembang, Sunarto, menggaku akan bertanggung jawab terkait hal ini dan mengganti benih padi hampa tersebut.

”Sudah menjadi kewajiban kami mengganti benih padi hampa itu. Penggantian benih padi akan kami lakukan sesuai berita acara yang disampaikan Dinas TPH Kabupaten Muaraenim kepada kami,” janji Sunarto.

TEKS:SISWANTO

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster