Kredit UMKM Baru 5, 95 persen

 371 total views,  2 views today

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel, Abdul Sobur menyerahkan Pataka secara simbolis kepada ketua Forum Tenaga Pendamping UMKM Sumatera Selatan, Salamah Sri Susanti dalam acara Pengukuhan Forum Tenaga Pendamping UMKM Sumsel di Ruangan Serbaguna Kantor Bank Indonesia, Palembang, Kamis (28/11). Foto : Bagus Kurniawan/KS

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel, Abdul Sobur menyerahkan Pataka secara simbolis kepada ketua Forum Tenaga Pendamping UMKM Sumatera Selatan, Salamah Sri Susanti dalam acara Pengukuhan Forum Tenaga Pendamping UMKM Sumsel di Ruangan Serbaguna Kantor Bank Indonesia, Palembang, Kamis (28/11).
Foto : Bagus Kurniawan/KS

PALEMBANG | KS-Data Bank Indonesia Wilayah VII merilis penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ke masyarakat Sumsel masih rendah. Terbukti, akhir September 2013, total kredit  UMKM sebanyak Rp 18,94 triliun atau hanya terserap 5, 95 persen dari kesuluruhan kredit tersalurkan. Perlu adanya tenaga pendamping.

Demikian disampaikan R Mirmansyah  Kepala BI Wilayah VII dalam acara pengukuhan Forum Tenaga Pendamping UMKM Sumatera Selatan, Kamis  (28/11). Jelas Mirmansyah, sejak 1998 hingga 2008, UMKM terbukti mampu bertahan dan menjadi garda terdepan untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

“Namun sayangnya dalam keseharian, golongan usaha ini sering kali terpingirkan sehingga sulit berkembang,” katanya.

Guna meningkatkan perkembangan UMKM, kantor perwakilan BI Wilayah VII berusaha mengawal dan memfasilitasi terbentuknya Forum Tenaga Pendamping UMKM ini.

“Sehingga adanya organisasi ini, bantuan teknis kepada UMKM diharapkan lebih terintegrasi,” cetusnya.

Hal senada, Salamah Sri Susanti, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan Minuman dan Hadyracf Sumsel memaparkan bahwa Forum Tenaga Pendamping ini adalah sekumpulan tenaga pendamping UMKM dengan berbagai keahlian. Dengan demikian, UMKM akan mudah memeroleh bantuan mengenai keuangan, teknik produksi, packaging, ataupun bantuan teknis lainya.

“Kita berharap forum ini bisa meningkat penyerapannya. Juga, kita sebagai fasilitator akses UMKM ke perbankan,” ujar Salamah yang juga ditunjuk Ketua Forum Tenaga Pendamping UMKM Sumsel.

H Abdul Sobur MM, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel berharap organisasi  forum ini hendaknya berperan nyata dalam memperbanyak dan mengembangkan UMKM dengan produk-produk berkualitas ekspor di provinsi ini.

“Tentunya kita dari pemerintah menyambut baik lahirnya forum tersebut. Ini artinya produk kita dapat menjadi tuan rumah di negara sendiri,” tutupnya.

TEKS : JADID ULUL ALBAB

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster