Tertib Lalulintas Wujud Peduli Lingkungan

 295 total views,  4 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PAGARALAM KS-Upaya meningkatkan kegiatan bina masyarakat, jajaran Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pagaralam kunjungi Pondok Pesantren Dempo Darul Muttaqin, Dusun Tanjung Menang, Kecamatan Dempo Selatan.

Kegiatan ini sebagai ajang silatuhrahmi sekaligus memberi arahan mengenai tertib berlalulintas, bahaya penyalagunaan narkoba dan permasalahan kriminalitas khususnya generasi mudah.

Melalui kesempatan itu, Kapolresta Pagaralam, AKBP Saut P Sinaga SIK MSi didampingi Kabag Ops Kompol Muzir Cika, Kabag Bimbingan Masyarakat (Binmas) AKP Budi Yuspansi dan Kapolsek Dempo Selatan AKP Padli, disambut langsung Pimpinan Pondok Pesantren Dempo Darul Muttaqin, Zainal Abidin SAg MPd, besertaWakil Pimpinan Hambali BA, Kepala MI Dra Aini, Kepala MTs Mirpansyah SPd i, Kepala MA Eka wahyu Trenggana Sag MPd, Rabu (27/11) pukul 11.00 WIB.

Ucap Kapolres, AKBP Saut P Sinaga SIK MSi mengatakan, sejauh ini pihaknya gencarkan kegiatan taat tertib berlalulintas, perangi peredaran dan penyalagunaan narkoba maupun permasalahan kriminalitas khususnya generasi mudah dengan  menggunjungi sejumlah sekolah-sekolah yang ada.

“Kali ini kita memberikan arahan kepada para pendidik maupun santri di Pondok Pesantren Darul Muttaqin. Sementara sebelumnya kita telahmenyambanggi SMA  Negeri 1 beberapa hari lalu,” kata Saut kemarin.

Ia mengatakan, pengetahuan dan wawasan tertib berlalu lintas maupun permasalahan seputar remaja, dipandang begitu perlu untuk disampaikan. Mengingat akhir-akhir ini mulai bermunculan aksi kriminalitas yang lebih didominasi para remaja di bawah umur.

“Guna mewujudkan keamanan dan kenyamanan di jalan raya maupun menekan angka kriminalitas, pihak Polresta Pagaralam giatkan program peduli lingkungan dengan memulai dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Pagaralam, khususnya memberikan dukungan baik keamanan maupun penerangan,” ujarnya.

Adapun keamanan dan penerangan dimaksud, kata Saut, pihaknya siap memberikan bantuan dengan menempatkan personil untuk berjaga di setiap ekolah yang ada demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan dilingkunagan sekolah.

“Dunia pendidikan merupakan wadah penggodokan berkembangnya pionir-pionir generasi bangsa. Namun, jika kurang pengawasan akan lebih muda teropsesi aksi kenakalan remaja, baik itu berkembangnya penyalagunaan narkoba maupun enggan menaati ketertiban berlalu lintas di jalan raya,” terangnya.

Ia menegaskan, misalnya kasus lakalantas, dalam kurun 3 bulan terakhir ada 16 orang meninggal dunia. Itu artinya tingkat tertib lalulintas masih tergolong rendah. Begitu pula kasus narkoba maupun seputar remaja pun sangat diperlukan adanya bimbingan dari para guru maupun wali murid.

Kendati demikian, Saut menambahkan, bukan berarti seluruh personil Polri semuanya sempurna ataupun tidak baik. Namun, pihaknya secara bersama mengajak untuk peduli lingkungan mulai dari tertib lalulintas, perangi narkoba dan tekan angka kriminalitas.

“Marilah kita mengindahkan berbagai aturan dalam mewujudkan Kamtibmas, mengingat semua itu merupakan kebutuhan bersama,” katanya seraya menambahkan, kami mengajak masyarakat agar dapat memberikan kritik dan saran apabila terdapat personil-personil Polri bila dipandang tidak senonoh ataupun tidak sesuai dengan tupoksi yang ada.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Dempo Darul Mutakin, Zainal Abidin SAg MPd mengatakan, pihaknya merasa tersanjung dengan adanya kunjungan Kapolres beserta rombongan. Apalagi kegiatan ini memberikan pengarahan ertib lalulintas, perangi narkoba dan meminimalisir  tindak kriminalitas khusunya generasi muda  yang akhir-akhir ini terus berkembang.

“Kami menyambut baik kedatangan pihak Polresta Pagaralam, apalagi kegiatan tersebut menyampaikan arahan terhadap anak didik demi terwujudnya generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.

Sebagai informasi,  Pesantren Dempo Darul Mutakin Kota Pagaralam didirikan oleh mantan Bupati Lahat dan mantan DPD RI, H Kaprawi Rahim pada tahun 1993. Saat ini, bangunan di kawasan pesantren ini telah dilengkapi sejumlah ruang kegiatan belajar (RKB) yang memadai, mulai dari Tingkat Kanank-kanak hingga Madrasah Aliyah. Semetara potensi alam yang dimiliki saat ini terdapat beragam jenis tanaman mulai dari perkebunan cabai, jeruk, durian dan karet.

“Adapun jumlah santri untuk TK ada sekitar  18 orang,  MI 128 orang,  MTs dan MA 241 orang. Sementara jumlah tenaga pengajar ada sekitar 64 pendidik untuk tingkat TK hinga MA,” kata Herliansyah salah satu tenaga pengajar setempat.

TEKS:ANTONI STEFEN

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster