Jual Ganja, Calon Guru Dibekuk

 251 total views,  2 views today

sabu

PALEMBANG, KS |KS –Niat Bobby Hertanto (21), untuk menjadi seorang guru pupus sudah, oknum mahasiswa  jurusan FKIP, yang mengenyam pendidikan disalah satu perguruan tinggi swasta di Kota Palembang ini, ditangkap Polisi lantaran tertangkap tangan saat menjual Ganja.

Warga Kompleks RSSA, Blok 28,  Kelurahan Sako, Kecamat Sako ini harus meraskan tinggalnya dibalik ubin penjara Mapolsek Sako. Boby tidak menyangka kalau pembeli daun ganjanya itu adalah petugas kepolisian yang sedang menyamar.

Diakui Boby, ganja miliknya itu, adalah milik seorang bandar yang berada dikampunya sendiri. Dari nyanyian Boby, petugas berhasil meringkus Dodi Dores (32) warga Kompleks RSSB Blok H Sako. Saat ditangkap Dody sedang berada di depan rumahnnya.

Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti 16 paket sabu siap jual, yang dibungkus menggunakan koran, dua unit Handphone dan uang tunai Rp 72 Ribu, hasil penjualan daun ganja.

Dari pengakuan Boby, ia mengaku hanya menjadi kurir saja, ia biasa menjual ganja itu disekitar tempat tinggalnya dan sama teman kuliahnya. “Saya tidak beli ganja itu, tetapi saya ambil dulu ganja itu sama Dody, nanti kalau sudah laku uangnya disetor sama Dody. Satu paket daun ganja saya mendapat untung Rp 20 Ribu, selain itu saya bisa menghisap ganja gratis,” ujar mahasiswa semester tujuh ini.

Sementara Dodi Dores mengatakan kalau ganja itu dibelinya dari seorang bandar yang tinggal dikawasan 5 Ulu. “Saya beli sama D (DPO), kemaren saya ambil sebanyak 2,5 Gram seharga Rp 750 Ribu. Untungnya untuk biaya tambahan hidup,” tutur pria yang sehari-harinya menjadi abang becak ini.

Penangkapan kedua pelaku ini, merupakan dari laporan masyakat yang sudah resah akan peredaran narkoba. Menadapatkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan, setelah melakukan penyelidikan selama dua minggu, petugas berhasil meringkus kedua warga Kecamatan Sako Itu.

Kapolsekta Sako Palembang, Komisaris Polisi (Kompol), Oloan Purba, melalui Kanit Reskrim Iptu Tarmizi, mengatakan, tersangka ditangkap, Selasa (26/11) sekirat pukul 17.15 WIB.

“Kedua pelaku dikenakan Pasal 111, UU No 35, Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 4 maksimal 12 tahun kurungan penjara,” tegas Tarmizi.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster