Pemkot Optimis Raih Penghargaan

 248 total views,  4 views today

palembang
PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang optimistis berhasil meraih Adiupaya Puritama tahun 2013. Penghargaan ini, adalah penghargaan di bidang penyediaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan sektor informal.

“Kami optimistis kembali meraih Adiupaya Puritama , setelah sebelumnya di 2011 kita mendapatkan penghargaan tersebut,”kata Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkot Palembang, Hardayani, belum lama ini.

Menurutnya, saat ini Palembang berhasil masuk tiga besar penilaian untuk penghargaan tersebut, bersaing dengan Jakarta Selatan dan Bandung. “Saat ini tim terpadu, sedang memverifikasi penilaian di bidang ketersediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah tersebut,”akunya.

Hardayani mengatakan, verifikasi dilakukan tim dari Kementerian Perumahan Rakyat, pemerhati perumahan dan Apersi sejak 24 November dan akan berakhir 27 November. “Tim penilai mendatangi perumahan 3-4 Ulu, 5 Ulu, Gandus, Sematang Borang untuk melihat langsung perumahan yang telah ditempati warga kurang mampu,”bebernya.

Hardayadi mengaku optimis, pemkot dapat meraih Adiupaya Puritama tersebut, karena menurutnya sampai sekarang, baru Palembang yang telah mengoptimalkan kredit harian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

” PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), sebagai salah satu perusahaan daerah telah memfasilitasi kredit kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kredit itu, diberikan dengan sistem cicilan Rp10.000 per hari bagi warga yang bekerja di sektor informal, seperti pedagang kecil dan tukang becak,”ucapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Palembang, Ana Heryana juga optimis dapat meraih penghargaan bergengsi tersebut. Dengan adanya penilaian beberapa hari ini, ia berharao Palembang bisa menjadi pemenangnya. “Kita sangat optimis, dengan apa yang telah kita lakukan selama ini,”tegasnya.

Sambung Ana, program rumah murah tersebut juga telah dilengkapi dengan peraturan daerah (Perda), yang mengatur izin mendirikan bangunan (IMB). “Untuk membangun bukan sembarangan, tidak tahu kalau daerah lainnya,”tukasnya.

TEKS : ALAM TRIE PUTRA
EDITOR : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster