Petani Tertembak Peluru Nyasar

 343 total views,  2 views today

Samhudi, tertembak di kepala yang diduga bersumber dari senapan angin

Samhudi, tertembak di kepala yang diduga bersumber dari senapan angin

INDRALAYA|KS-Naas yang dialami Samhudi (56), warga Dusun 2, RT 4, Desa Lubuk Bandung, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir (OI), nyaris tewas lantaran terkena peluru nyasar di bagian kepala saat sedang berkebun di areal perbatasan Rayon 6 PTPN VII, Cinta Manis.Peluru tersebut diduga bersumber dari senapa angin yang dilesatkan seseorang yang tengah berburu.

Informasi yang dihimpun, Kabar Sumatera , Minggu (24/11), sekitar pukul 15.00 WIB, seperti biasa Samhudi menggunakan motor ke kebun karetnya untuk memasang tali di wilayah perkebunananya guna memasang perangkap monyet hutan yang biasa merusak tanaman.
Naas, saat sedang menunduk untuk memasang tali, tiba-tiba mendengar letusan peluru senapan angin yang biasa digunakan untuk menembak burung. Tanpa sadar iapun langsung memegang kepala bagian kiri lantaran merasa sakit dan mengeluarkan darah.

Sadar dirinya tertembak, Samhudipun akhirnya berteriak meminta pertolongan warga. Lantaran jarak yang jauh antara kebun dan pemukiman, warga tidak langsung datang dan akhirnya secara sadar mengendarai motor.

Saat di dekat jembatan desanya, akhirnya ditolong adik iparnya dan membawanya ke rumah.
“Saya kemudian menyuruh adik saya memanggil pak RT untuk minta diantar ke Puskesmas Payaraman. Karena petugas puskesmas tidak sanggup, akhirnya saya dirujuk ke RSUD Kayuaguang untuk dioperasi. Hari ini (Minggu –red), baru pulang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dirinya belum mengetahui secara pasti siapa yang menembak kepalanya. “Saya tidak tahu siapa yang menembak, mungkin yang menggunakan senapan tidak tahu kalau pelurunya terkena kepala. Selama ini saya juga tidak pernah punya musuh, mau lapor polisi juga tidak tahu bagaimana caranya,” kata lelaki renta.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Herman mengatakan warganya mengalami luka di bagian kiri kepala usai terkena peluru senapan angin yang nyasar. Bahkan, topi biru yang digunakan korban bolong lantaran tajamnya peluru tersebut.

“Kita juga belum tahu siapa yang menembak,waktu di puskesmas saya antar dan urus jamkesmasnya, saat ke RSUD Kayuaguang dia diantar anaknya. Kita imbau kepada warga agar berhati-hati menggunakan senapan angin, soalnya bahaya sampai adanya kejadian tersebut, takutnya sampai menghilangkan nyawa,” ujarnya.

Terpisah, Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Tanjung Batu AKP Eddy Suratno mengatakan sudah mengetahui dan menangani hal tersebut “Diduga peluru senapan angin, korban juga sudah dibawa ke RSUD Kayuagung, besok akan saya koordinir dengan kapolpos untuk melihat kondisinya di rumah,” singkatnya.

Teks : Junaedi Abdillah
Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster