Mapolsek BTS Ulu Hancur Diamuk Warga

 287 total views,  2 views today

polisi
*Kantor dan Fasilitas Rusak Parah
MURA, KS-Aksi kekerasan kembali terjadi di Musi Rawas (Mura), Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bulang Tengah Suku Ulu (BTS) Ulu, Kabupaten Mura, Sabtu (23/11) sekitar pukul 20.00 WIB, diserang oleh warga.

Akibatnya, Mapolsek tersebut rusak parah. Tak hanya sejumlah ruangan yang rusak, tetapi juga sejumlah fasilitas di Mapolsek tersebut seperti komputer, televisi dan sejumlah dokumen lainnya, juga menjadi sasaran amukan massa.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, Minggu (24/11), penyerangan terhadap Mapolsek BTS Ulu ini diduga dilakukan puluhan massa dari Desa Satuan Pemukiman (SP4) Mulyo Harjo Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu.

Puluhan massa ini, datang menggunakan sejumlah kendaraan seperti truk dan sepeda motor. Mereka langsung turun, dan langsung mengamuk dengan melempari Mapolsek tersebut dengan batu dan kayu.

Sejumlah anggota Polsek BTS Ulu, yang bertugas melakukan penjagaan tidak mampu menghalau massa yang lebih banyak dan emosi tersebut. Mereka pun, langsung menyelamatkan diri. Sehingga massa, langsung meringsek masuk ke dalam Mapolsek dan menghancurkan sejumlah fasilitas yang ada di dalamnya.

Amukan massa ini, diduga karena sebelumnya sekitar pukul 19.00 WIB, Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek BTS Ulu menangkap ED (22), warga SP4 Mulyo Harjo. ED diamankan petugas di Desa Jeneh, karena membawa senjata tajam (sajam) dan diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

Hanya selang satu jam dari penangkapan itu, tiba-tiba datang puluhan massa. Mereka pun langsung menyerang. “Mereka mengendarai truk dan mobil pribadi, kemudian langsung melempari Mapolsek dengan batu dan kayu. Mereka kemudian, langsung masuk ke dalam kantor,”jelas salah seorang warga yang kediamannya tak jauh dari Mapolsek BTS Ulu.
Menurut saksi tersebut, saat kejadian Mapolsek BTS Ulu hanya dijaga lima petugas.
Melihat kedatangan massa, petugas langsung menyelamatkan diri ke belakang Mapolsek.

“Mereka mengamuk dan merusak Mapolsek, sekitar satu jam an. Warga tidak berani mendekati, setelah mereka pergi, kami baru kesana,” ucapnya.

Saksi mengaku, saat warga datang kondisi Mapolsek BTS Ulu sudah rusak parah. Kaca, kertas dan dokumen lainnya berserakan. “Banyak yang rusak, televisi, komputer dan kaca-kaca di Mapolsek pecah. Ruangan di dalam, berantakan,” bebernya.

Kepala Kepolisian Resort (Polres) Mura, AKBP, Chadir ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Mapolsek BTS Ulu, dirusak oleh massa. “Diduga massa tersebut, terkait dengan diamankannya salah seorang warga dengan inisial ED, karena kasus curas,” jelasnya.

Saat ini jelas Chaidir, Polres Mura telah mengirimkan 50 personil di back up 50 personil dari Brimob Polda Sumsel. “Kita tidak akan mentolerir kasus ini, pelakunya akan kita usut. Mereka yang terbukti bersalah, akan ditindak tegas,” tegasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, sampai berita ini diturunkan belum berhasil di konfirmasi. Handphone (HP) nya yang dihubungi, dalam kondisi tidak aktif.

Teks : Redaksi
Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster