Peracik Ekstasi Dibekuk

 360 total views,  2 views today

ekstasi

ekstasi

PALEMBANG, KS – Direktorat Narkoba Polda Polda Sumsel berhasil mengungkap pengoplos ekstasi dan memasok pil haram tersebut ke beberapa klub malam.

“Ekstasi dari luar Palembang. Oleh tersangka ini dihancurkan kemudian dicampur dengan obat sakit kepala,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Dedy Prasetyo, kepada wartawan di Mapolda Sumsel, Jum’at (22/11).

Dedy mengatakan, tersangka mencampur ekstasi itu agar bisa mengambil untung yang lebih. Dengan mencampur ekstasi dengan obat sakit kepala, tersangka bisa mendapatkan keuntungan berlipat. “Dari 20 ribu butir, setelah diolah lagi bisa menjadi 40 ribu butir,” imbuhnya.

Tersangka DLG (34) dan IDG (40), memproduksi ekstasi tersebut di rumah kontrakan di Kampung Rawa, Kedaung, Cengkareng Timur, Jakarta Barat (Jakba), dan dikirim ke Palembang. Mereka digerebek aparat Polda Sumsel, saat berada di salah satu penginapan yang berada di Sukarame.

Dari para tersangka ini, polisi menyita barang bukti 950 butir ekstasi siap edar dan 2,5 kilogram bahan bubuk ekstasi. Keterangan para tersangka, mereka memproduksi ekstasi tersebut atas perintah napi di LP Salemba berinisial VR yang sudah dipesan dari Palembang.

“VR ini sudah menjalani 2 tahun penjara dari vonis 6 tahun penjara atas kasus narkotika,” ujarnya.

Selanjutnya, Dedy menyatakan bahwa jaringan ini memasok ekstasi ke tempat-tempat hiburan di Palembang. Mereka ini mendapatkan narkotika jenis ekstasi tersebut dari seorang WN Malaysia berinisial AGU yang masih DPO.

Teks : Oscar Ryzal
Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster