Transmusi dan Gas Kota Dipertahankan

 251 total views,  2 views today

Armada Trans Musi

Armada Trans Musi

PALEMBANG, KS-Kesulitan keuangan yang melilit PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), sampai saat ini belum juga usai. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam waktu dekat, akan mengeluarkan kebijakan dan langkah terhadap keberlangsungan PT SP2J.

Menurut Wali Kota Palembang, Romi Herton, pemkot akan tetap mempertahankan dua anak perusahaan PT SP2J yakni Transmusi dan Gas Perkotaan. Dua anak perusahaan SP2J itu menurut Romi, dipertahankan karena memberikan kontribusi yang besar pada masyarakat.

“Yang menjadi sorotan, adalah Perusahaan Listrik Palembang Jaya. Karena pinjamannya, sangat besar. Bunga pinjamannya saja, saat ini sudah mencapai Rp40 miliar. Tetapi nanti, akan kita carikan jalan keluar yang terbaik,” kata Romi dibincangi, Kamis (21/11).

Langkah apa, yang akan diambil ?, Romi belum mau memberitahukannya. Namun menurutnya, kebijakan tersebut akan segera diberitahukan. Yang pasti tegasnya, kebijakan itu adalah jalan terbaik untuk mempertahankan PT SP2J.

Romi menambahkan, pemkot juga akan meminta bantuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumsel, sebagai auditor dalam menangani persoalan keuangan di perusahaan daerah milik pemkot tersebut.

Sementara itu, Ketua BPK RI perwakilan Sumsel, Novy GA Palenkahu mengatakan, hasil audit keuangan PT SP2J sudah selesai dilakukan BPK. Namun BPK jelasnya, belum dapat menyampaikan hasil tersebut, karena baru minggu depan laporan akan disampaikan ke wali kota dan DPRD. “Laporan final sudah ada dan rencananya minggu depan akan disampaikan,”tukasnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Pemkot Palembang berencana akan mengganti PT SP2J dengan PT Palembang Holding. Perusahaan baru itu, akan ditugaskan menjadi induk bagi anak-anak perusahaan PT SP2J saat ini

“Pendirian PT Palembang Holding ini, pewujudan baru dari PT SP2J yang di wacanakan bakal di tutup lantaran merugi. Selama ini, laporan keuangan anak-anak perusahaan PT SP2J itu disatukan sehingga tumpang tindih, sehingga kita ingin ada perusahaan baru,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota palembang, Ucok Hidayat beberapa waktu lalu.

Ucok menyebut, rencana pendirian PT Palembang Holding ini masih dalam tahap pra proposal. Dalam proposal yang disusun, PT Palembang Holding akan membawahi beberapa perusahaan seperti PT SP2J, PT Palembang Pasar, PT Palembang PDAM, PT Gas Palembang, PT Palembang Power Plan, PT Palembang Parking, PT Real Estate, PT Palembang Property, dan PT Palembang Waste Management.

Namun menurut Ucok, sebelum PT Palembang Holding ini didirikan, pemkot akan berkonsultasi dahulu dengan tim ahli dari Universitas Pajajaran yang diketuai Dr Zulfikri. Tim ahli inilah, nantinya bakal mengkaji dan melakukan masukan serta saran apa saja yang harus disiapkan pemkot untuk pendirian PT Palembang Holding.

“Setelah konsep disepakati, maka akan di konsultasikan dengan wali kota kemudian di diusulkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memperoleh izin dan kejelasan status hukum,” tukasnya.

Teks : Alam Trie Putra
Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster