Kuliah Gratis Antara Hayalan dan Kenyataan

 312 total views,  4 views today

Alex Noerdin

Alex Noerdin

PALEMBANG I KS-Program kuliah gratis yang menjadi janji politik pasangan Alex Noerdin – Ishak Mekki pada kampanye pemilukada Sumsel yang lalu, sepertinya akan sulit terwujud, pasalnya program kuliah gratis yang dicanangkan tersebut masih harus menunggu payung hukum sebagai aturan pelaksanaannya disamping itu, masih banyak kendala untuk mencapai program ini diantaranya APBD harus mencapai angka Rp 10 triliun disamping itu, berdasarkan undang-undang tidak ada kewajiban pemerintah daerah shering dana untuk provinsi.

Pengamat ekonomi sumatera selatan Amidi, menilai APBD sumsel baru bisa tembus diangka Rp.10 triliun setelah 2-3 tahun mendatang, tergantung geliat ekonomi sumsel, dan ini harus APBD murni, tidak bisa shering dengan pusat dan harus mengandalkan potensi daerah. “Ditambahlagi kondisi ekonomi di sumsel saat ini masih belum stabil,”terangnya.

Disamping itu lanjutnya, untuk biaya pendidikan saat ini cukup mahal, untuk kuliah di pergurun negeri saja SPP nya sudah mencapai 2 juta per semester. “Jangan sampai ini jadi bumerang, yang kita janjikan adalah mahasiswa bukan pelajar,” ungkapnya.

Menurutnya, Kalau dilhat dari UU pendidikan tidak ada kewajiban daerah shering dana untuk propinsi, dimana dalam UU pendidikan hanya wajib belajar 9 tahun, “Jadi daerah tidak wajib ikut serta , dan tidak bisa dipaksakan, apalagi perguruan tinggi tidak bisa di paksa, mengigat ada otonom universitas, kita lihat konsepnya seperti apa, tapi jangan pula dipaksakan,”tukasnya.

Saat dibincangi usai rapat paripurna di gedung DPRD Sumsel, Kamis (21/11) Alex Noerdin mengatakan, dirinya pasti akan menepati janji politiknya yakni program kuliah gratis seperti program sekolah gratis dan berobat gratis yang sudah berjalan sejak awal kepemimpinannya periode pertama sampai saat ini.

“Itu pasti akan dilaksanakan, seperti pelaksanaan sekolah gratis,” kata Alex yang didampingi wakil gubernur Sumsel, Ishak Mekki.

Alex juga menjelaskan untuk pelaksanaannya sendiri, program kuliah gratis itu masih harus menunggu karena masih menyusun peraturan daerah yang akan mengatur program kuliah gratis tersebut. “Pelaksanaannya akan bertahap mulai PTN dan jika memungkinkan dilanjutkan ke PTS,” jelas Alex.

Kepala Dinas Pendidikan sumsel, Widodo menjelaskan program kuliah gratis tersebut pasti akan dilaksanakan dan sekarang pihaknya sedang menyusun aturan serta anggaran yang dibutuhkan untuk program tersebut.

“Sekarang masih tahap penyusunan perda, dan kemungkinan baru akan dilaksanakan secara lancar pada 2015 mendatang,” jelas Widodo.

Widodo pun mengatakan, program kuliah gratis itu akan sama seperti program sekolah gratis dan berobat gratis, dimana pelaksanaannya akan terus menerus dan tidak akan putus.
“Kita akan berkoordinasi dengan DPRD Sumsel untuk menyusun aturan dari program kuliah gratis tersebut,” kata Widodo.

TEKS : IMAM MAHFUZ
EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster