DAK Tak Cair, Kepsek Ambil Inisiatif

 302 total views,  2 views today

DUIT

KAYUAGUNG I KS-Mendekati akhir tahun 2013, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) belum juga cair. Akibatnya,  untuk antisipasi keterlambatan pengerjaan proyek pembangunan fasilitas pendidikan di Bumi Bende Seguguk adalah kepala sdekolah yang menangani alias memakai biaya pribadi.

ini, seperti pembangunan RKB, kepala sekolah mengambil inisiatif dengan menalangi pembangunan RKB menggunakan biaya pribadi, sembari menunggu DAK cair.

Salah satu sekolah yang berani mengambil tindakan itu adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Lempuing Jaya, Kabupaten OKI. Di mana pada 2013 melalui DAK sekolah yang dipimpinnya mendapat bantuan dua unit RKB. Saat ini pengerjaannya sedang berjalan di sekolah ini.

Herzon Hadi SPd, Kepala SMAN 1 Lempuing Jaya memaparkan, tahun 2013 sekolahnya mendapat bantuan dua unit RKB yang dikerjakan oleh komite sekolah. Kendati saat ini anggaran DAK belum jelas kapan cairnya, terpaksa dia nekat mendanai pembangunan RKB tersebut dengan biaya pribadi terlebih dahulu, sembari menunggu pencairan.

“Ya kalau tidak dilaksanakan sekarang, takutnya tidak bisa kejar target harus selesai habis tahun ini, terpaksa mengambil inisiatif pakai dana saya pribadi dulu,” kata Herzon yang merupakan mantan Kepala SMAN 1 Mesuji.

Berdasarkan informasi yang dhimpun Harian Umum Kabar Sumatera, menyebutkan total jumlah DAK tahun 2013 sebanyak Rp 30 miliar dengan rincian Rp 8 miliar bagi sekolah dasar, sekolah menengah pertama sebanyak Rp 4 miliar , untuk sekolah menengah atas sebanyak Rp 4 miliar, dan ditambah dana ABT senilai Rp 10 miliar.

“Namun sayangnya hingga kini dana tersebut belum cair,” keluh Herzon lagi.

Menyoal telatnya DAK ini, Qomarus Zaman SPd Msi, Kepala Dinas Pendidikan OKI yang dikonfirmasi Harian Umum Kabar Sumatera tak ada hasil. Telephon seluler milik Qomarus tidak aktif. Pun Julius Hendri, Kabid Subsidi dan Bangunan juga yang bersangkutan tidak masuk kerja.

“Pak Julius tidak masuk kerja. Dan, Kasinya yang membidangi bangunan dari pagi tadi ke lapangan. Jadi, kami tidak bisa memberikan keterangan,” ujar salah seorang staf di Bidang Subsidi dan Bangunan Disdik OKI.

TEKS:DONI AFRIANSYAH

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster