Caleg Banyak Melanggar

 225 total views,  2 views today

Atribut kampanye Caleg yang Menghiasi Komplek Pasar Sekanak Palembang | Foto : Bagus Park

Atribut kampanye Caleg yang Menghiasi Komplek Pasar Sekanak Palembang | Foto : Bagus Park

kampanye
*Pasang Atribut Sosialisasi Diluar Zona

PALEMBANG, KS-Walau zona kampanye, sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, namun sampai saat ini belum ada penertiban terhadap atribut sosialisasi milik calon anggota legislatif (caleg), maupun calon anggota DPD.

Padahal menurut Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 tahun 2013, caleg hanya boleh memasang atribut sosialisasi di zona kampanye yang sudah ditetapkan. Ternyata pantauan Kabar Sumatera, Kamis (21/11), atribut sosialisasi ini masih banyak bertebaran terpasang di wilayah-wilayah “terlarang”.

Misalnya di Jalan Angkatan 45, Simpang Patal, Jalan MP Mangkunegara, Jalan Sriwijaya Negara dan kawasan lainnya. “Kami segera mendata, mana atribut caleg dan parpol yang melanggar. Kita akan menerjunkan pengawas lapangan,dan panitia pemilihan kecamatan (PPK), untuk mendatanya,”kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang, Amrullah ketika dibincangi kemarin.

Menurut Amrullah, banyak atribut sosialisasi milik parpol dan caleg seperti baleho maupun lainnya, yang melanggar PKPU Nomor 15 tahun 2013. Namun Panwaslu sebutnya, tidak bisa menindak. Karena, kewenangan tersebut ada di Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). Panwaslu jelasnya, hanya memberikan rekomendasi atribut sosialisasi yang harus ditertibkan ke KPU.

Ia menjelaskan sesuai dengan PKPU Nomor 15 tahun 2013, alat peraga caleg dibatasi. Untuk spanduk maksimal berukuran 1X 7 centimeter (cm), sedangkan baleho maksimal berukuran 1×3 cm. Begitu juga dengan, dengan atribut sosialisasi milik calon anggota DPD. ”Pemasangan alat peraga itu, juga harus sesuai dengan zona kampanye yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Komisioner KPU Kota Palembang, Wastu Widya dibincangi terpisah menyebut sejak ditetapkannya zona kampanye oleh KPU dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, hingga saat ini KPU belum menerima rekomendasi terhadap caleg dan parpol yang melanggar aturan.”Jika ada rekomendasi, akan kita tindak lanjuti kepada caleg yang bersangkutan dan parpol,”ucapnya.

Apakah ada sanksi bagi caleg dan parpol yang melanggar aturan tersebut ?, Wastu menyebut, tidak ada saksi tegas terhadap caleg maupun parpol yang melanggar zona kampanye tersebut. Dalam aturannya, sanksi yang diberikan hanya teguran.

Sementara itu, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel Divisi Pengawasan, Kurniawan menambahkan, Bawaslu sudah melakukan invetarisis mana saja atribut sosialisasi milik caleg dan parpol yang melanggar.

“Kami tinggal menunggu zona kampanye, ditetapkan oleh KPU Sumsel. Jika sudah, langsung kami rekomendasikan dimana saja atribut sosialisasi yang melanggar. Karenanya kami mendesak, KPU segera menetapkan zona kampanye tersebut,”tukasnya.

Teks : Dicky Wahyudi
Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster