Bawaslu Bingung Soal Zona Kampanye

 220 total views,  2 views today

Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya | Foto : Antaranews.com

Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya | Foto : Antaranews.com

PALEMBANG, KS-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, mengaku masih belum menerima penjelasan detail terkait penetapan zona kampanye di Sumsel. Di sisi lain, mereka pun mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, segera menuntaskan penetapan zona kampanye.

Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya dalam diskusi publik membahas tentang ‘partisipasi pemilih pada pemilu 2014 di aula sekretariat Bawaslu Sumsel, Kamis (21/11) mengatakan, saat ini, calon legislatif (caleg) masih menunggu penetapan zona kampanye dari KPU Sumsel, untuk bersosialisasi.

KPU Sumsel juga kata Andika, harus menjelaskan secara detail terkait peraturan zona kampanye. Contohnya, zona kampanye di Kota Palembang di jalan Basuki Rahmat, KPU harus menjelaskan, apakah boleh memasang atribut kampanye di sepanjang jalan dimaksud atau di titik-titik tertentu saja. “Kami sedang mempertanyakan pengertian lokasi (kampanye) ini ke KPU Sumsel, yang hingga kini belum ada jawaban,” kata Andika.

Menurut Andika, dampak dari belum ditetapkannya zona kampanye oleh KPU Sumsel, Bawaslu dan Panwaslu kabupaten/kota belum bisa merekomendasikan atribut kampanye caleg yang melanggar peraturan.

Di sisi lain terkait partisipasi pemilih pada pileg 2014 mendatang, Andika mengharapkan, masyarakat dapat berperan aktif dalam mensosialisasikan pemilu, agar partisipasi pemilih meningkat. Selain itu, kata Andika, Bawaslu Sumsel akan melakukan gerakan satu juta relawan pengawas pemilu, terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa, wartawan dan masyarakat umum.

“Program satu juta relawan ini merupakan program nasional, nantinya program ini akan kita aplikasikan di Sumsel. Caranya, kami akan menghimpun berbagai lapisan untuk menjadi relawan, seperti dari mahasiswa, mereka akan kami beri pelatihan, kemudian setelah itu, kita harapkan mereka dapat menyampaikannya ke orang lain,” beber Andika.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr Andries Lionardo yang juga narasumber diskusi publik Bawaslu meminta agar Bawaslu Sumsel meningkatkan kinerjanya, terkait penetapan zona kampanye. Menurutnya, zona kampanye ini sangat penting bagi caleg, karena dengan berlarutnya penetapan zona kampanye akan ada caleg yang dirugikan.

“Saat ini, ada caleg yang sudah memasang atribut kampanyenya, padahal zona kampanye belum di tetapkan, ini kan bisa dikatakan caleg tersebut mencuri start kampanye, sementara ada caleg yang mematuhi aturan, belum memasang atribut kampanye karena zona kampanye belum ditentukan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Bawaslu harus mendesak KPU Sumsel agar segera menetapkan zona kampanye, agar para caleg bisa bisa sama-sama bersosialisasi, dan Bawaslu pun bisa merekomendasikan jika menemukan ada atribut yang melanggar.

Teks : Dicky Wahyudi
Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster