Kesenian Palembang Nyaris Punah

 608 total views,  2 views today

Dulmuluk, salah satu kesenian Palembang.

Dulmuluk, salah satu kesenian Palembang.

PALEMBANG, KS-Kesenian tradisional di Kota Palembang, saat ini nyaris punah. Sejumlah kesenian seperti Dulmuluk, dan lainnya saat ini nyaris tidak ada lagi gairahnya. Bahkan kata Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP), Suparman Roman, kesenian-kesenian tersebut sudah jarang ditampilkan.

“Dulmuluk, adalah salah satu kesenian Palembang yang saat ini nyaris punah. Padahal dulu, sempat jaya. Namun saat ini, nyaris punah bahkan sudah sangat pertunjukan Dulmuluk tampil ditengah-tengah masyarakat,” kata Suparman, Rabu (20/11).

Karenanya kata Suparman, DKP akan menggelar festival seni untuk mengangkat kembali kebudayaan dan kesenian di Palembang, yang nyaris punah tersebut. Kegiatan itu, rencananya akan digelar 35-25 November.

“Dalam festival seni tersebut, akan ada tiga perlombaan yang digelar. Yakni lomba teater, tari dan puisi. Festival tersebut, akan diikuti 16 kecamatan di Palembang. Tempatnya di RRI Palembang,” jelas Suparman.

Selain itu sambung Suparman, DKP juga akan melakukan pendokumentasian sejarah dan adegan Dulmuk, yang akan digelar 27 November di Hotel Paradise, Palembang. “Ini salah satu cara kita, untuk melestarikan Dulmuk,” tegasnya.

Sementara pada 29-30 November, di Hotel Paradise akan digelar workshop wayang Palembang. “Workshop ini, di khususkan bagi pelajar, mahasiswa dan guru. Melalui workshop tersebut, kita harapkan bisa membangkitkan kembali wayang Palembang,” ujarnya.

Pendaftaran sendiri sambung Suparman, sudah dibuka dan akan ditutup pada Kamis (21/11) pukul 17.00 WIB. “Pendaftaran sudah kita buka, sejak satu bulan lalu. Antusiasme masyarakat, cukup baik. Kita harapkan kegiatan ini, bisa menjadi tonggak untuk membangkitkan kembali kesenian dan kebudayaan Palembang,”harapnya.

Suparman menambahkan, saat ini pihaknya tengah koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, untuk memfasilitasi semua kegiatan seni di Palembang. “Kami sedang mengajukan permohonan, agar pemkot membangun gedung kesenian. Sebab selama ini, Palembang belum memiliki gedung kesenian, sehingga jika ada gedung kesenian mudah-mudahan kegiatan kesenian dan kebudayaan akan marak,” tukasnya.

Teks : Alam Trie Putra
Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster