Dishub Mulai Tarik Retribusi

 334 total views,  2 views today

Petugas Dishubkominfo PALI saat sedang menarik retrebusi kepada pengendara truk yang melintas pada, Rabu (20/11/2013)

Petugas Dishubkominfo PALI saat sedang menarik retrebusi kepada pengendara truk yang melintas pada, Rabu (20/11/2013)

PALI | KS – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Kabupaten PALI, terhitung mulai Rabu (20/11), akan menarik retribusi terhadap kendaraan angkutan yang melintas di Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Terminal yang mengambil tempat di pintu gerbang Kabupaten PALI itu didirikan secara darurat. Dengan fasilitas seadanya, para petugas Dishubkominfo mulai melakukan aktifitas yang dipimpin langsung Kepala Dishubkominfo, Drs Rusman Firman MM, Kanit Lantas Polsek Talang Ubi, Ipda Maliki Rusdan dan Kanit Provost Polsek Talang Ubi, Bripka Sumaryono.

Satu persatu kendaraan yang mengangkut barang atau orang diberhentikan dan diberikan karcis. Ada tiga jenis karcis yang diterapkan. Karcis bertarif Rp 3.000, Rp 5.000 dan Rp 7.500. Penerapannya disesuaikan dengan jenis kendaraan.

“Sesuai peraturan bupati yang sudah diterbitkan, kita terapkan tiga jenis retribusi itu,” kata Rusman Firman.

Rusman menjelaskan, pada dasarnya kegiatan ini adalah sosialisasi pemberlakuan retrebusi. Namun seiring sosialisasi retribusi sudah diberlakukan, nantinya, seluruh hasil pemungutan retribusi ini akan dimasukkan dalam kas pemkab sebagai pendapatan asli daerah.

“Sebagai daerah yang baru berdiri, dana kita terbatas. Untuk itu, dana retribusi ini diperuntukkan menambah pendapatan sebagai modal membangun Kabupaten PALI. Karena itu, warga tidak usah khawatir, karena dana retribusi ini semuanya untuk modal pembangunan PALI,” sambung Rusman.

Pantaua dilapangan, banyaknya petugas berseragam yang berdiri disisi jalan membuat beberapa pengendara sepeda motor berbalik arah. Mereka menyangka pemungutan retribusi itu adalah razia kendaraan yang dilakukan polisi.

Warga yang merasa tidak mengenakan helm, memerlambat laju kendaraan untuk berbalik arah. Petugas yang menyadari hal itu langsung memberikan pengertian sehingga tidak memacetkan lalu lintas.

“Aku kira tadi razia pak. Helm dan surat-surat tidak bawa,” kata Dedi salah satu warga Talang Bulang yang sempat berhenti.

Teks/Foto : Indra Setia Haris
Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster