Nama Pejabat BKD Dicatut

 264 total views,  2 views today

 

MUARAENIM I KS-Pasca tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MuaraEnim, baik kategori K2 maupun umum pada 10 November lalu, sejumlah nama pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Muaraenim dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Erlandi, selaku Kepala Bidang (Kabid) Formasi BKD Muaraenim mengatakan, bahwa dirinya sudah menerima pengaduan secara langsung dari sejumlah PNS tenaga honorer yang meminta penjelasan kebenaran adanya pengangkatan CPNS.

“Sejauh ini yang langsung datang ke saya ada tiga orang, dimana mereka mempertanyakan berkas – berkas apa saja yang harus disiapkan untuk pengangkatan dan kebenaran pengangkatan,” ucap Erlandi.

Diungkapkan Erlandi,menyikapi kedatangan sejumlah tenaga honorer tersebut yang datang kepadanya,diapun langsung meminta kepada PNS terkait kebenaran nomor hand phone (HP) yang memberikan janji kepada PNS itu. Namun, setelah dicek nomor HP oknum tersebut ternyata tidak cocok dengan nomor HP miliknya.

Tidak hanya itu saja, lanjut dia, ada juga yang beberapa kali menelepon ke BKD Muaraenim untuk berbicara dengan dia menanyakan hal yang sama. Kemungkinan, terang dia, bukan hanya dirinya di lingkungan BKD Muaraenim yang mengalami hal serupa. “Pastinya tidak benar ada janji – janji pengangkatan tenaga honorer seperti itu,” tegas dia.

Pernyataan Erlandi dikuatkan oleh Surat Edaran Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar, No.800 /966/BKD-3/2013 perihal pengangkatan CPNS dan tenaga honorer menjadi CPNS.

Menurut Muzakir,sehubungan banyaknya informasi dari oknum yang tidak jelas melalui ponsel atau telepon yang intinya dapat membantu pengangkatan CPNS atau tenaga honorer menjadi CPNS diminta perhatian khusus kepada Kepala SKPD/instansi/unit kerja lainnya agar memberikan terhadap bawahannya yang tercatat sebagai tenaga honorer.

“Kepada seluruh tenaga honorer yang ada pada unit kerja masing – masing,untuk tidak terpengaruh dan waspada terhadap oknum tertentu yang menawarkan jasa dan atau mengatasnamakan pejabat Men PAN RB,BKN atau BKD yang dapat membantu untuk pengangkatan menjadi CPNS atau tenaga honorer menjadi CPNS dan atau modus lainnya dengan meminta imbalan baik berupa uang maupun barang lainnya,” terang Muzakir.

Ditambahkannya, jika ada oknum yang mengatasnamakan pejabat terkait melalui ponsel atau telepon ataupun sejenisnya adalah tidak benar alias penipuan.

Sementara itu, salah seorang tenaga honorer SD Negeri 4 Kecamatan Kelekar, Sri Hastuti, mengaku bahwa dirinya sejak beberapa hari belakangan ini sering dihubungi oleh oknum yang mengaku sebagai rekanan dari Kepala Bidang Formasi BKD Muaraenim, Erlandi yang menjanjikan untuk pengangkatan tenaga honorer.

“Anehnya yang bersangkutan menghubungi saya melalui telepon sangat intens, meskipun sebenarnya saya tidak ikut tes CPNS baik K2 ataupun umum.Dan beruntung saya tidak terjebak,”paparnya.

TEKS:SISWANTO

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster