Plt Sekda Lantik Dewan Pendidikan

 243 total views,  2 views today

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten PALI bersama Plt Sekda PALI seusai pelantikan di gedung Arsendora Pertamina, Senin (18/11).

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten PALI bersama Plt Sekda PALI seusai pelantikan di gedung Arsendora Pertamina, Senin (18/11).


PALI | KS – Secara resmi Plt Sekretaris Daerah Kabupaten PALI melantik Dewan Pendidikan Kabupaten PALI, di Gedung Arsendora Pertamina, Senin (18/11), kemarin.

Dewan pendidikan yang dilantik itu antara lain, H. Sedi Suhardi (ketua/pendidik), Drs Anang Ruhiyat (pendidik), Drs HM Haris Muttaqin (pendidik), H Hasanudin (tokoh masyarakat), Suparni (pendidik), Iskandar Anwar SE (tokoh masyarakat), Zainuri (tokoh masyarakat), Alwi EFfendi AMaPd (pendidik), Hasbullah (pendidik), Syamsi SPd (pendidik) dan Nurul Fallah Dahlan (Jurnalis).

Kesebelas anggota Dewan Pendidikan itu diberikan mandat untuk bekerja selama lima tahun.

Namun demikian, serangkaian tugas berat menanti para anggota dewan itu. “Kami akui tugas yang kami emban bukan mudah. Kami harus pro-aktif menjalin komunikasi dengan para pelaku pendidikan. Bila perlu, sebelum media tahu kami yang duluan tahu persoalan pendidikan di kabupaten ini,” kata Nurul Fallah Dahlan salah satu anggota.

Seusai dilantik, beberapa anggota dewan itu mengaku sempat kaget. Pemkab PALI ternyata sudah menyiapkan satu kantor untuk anggota dewan ini bekerja.

Salah satu ruangan “Rumah Baca” yang berada di Simpang Lima sudah disediakan lengkap dengan fasilitas kantor dan tenaga administrasim. “kami berterima-kasih atas kepedulian pemkab. Artinya kami diminta untuk bekerja dan memberikan sumbangsih. Bukan sekedar organisasi pelengkap semata,” sambungnya.

Bagi Nurul yang merupakan anggota termuda, kondisi dunia pendidikan di kabupaten PALI saat ini betul-betul memprihatinkan. Bukan hanya infrastruktur yang tertinggal, namun tenaga pendidik juga sangat minim.

Salah satunya, Nurul mencontohkan, yang dialami oleh SDN Desa Tambak Kecamatan Penukal Utara. Saat ini sekolah tersebut hanya memiliki satu guru PNS, yaitu kepala sekolah. Guru lainnya seluruhnya berstatus guru honorer. Demikian juga yang dialami oleh salah satu SMP Negeri di Penukal Utara. Kondisinya juga sama, hanya mempunyai satu guru PNS.

Beberapa kondisi ini, lanjutnya, akan menjadi pekerjaan rumah bagi dewan pendidikan dan dinas pendidikan untuk dicarikan solusi.

Nurul optimis, dengan perhatian besar dari Heri Amalindo selaku Penjabat Bupati PALI semua kendala ini secara perlahan akan dapat diatasi. “Dengan visi beliau yang luas, kami yakin masa depan dunia pendidikan kabupaten PALI akan lebih cerah” pungkas dia.

Teks/Foto : Indra Setia Haris
Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster