Palembang Kekurangan Perawat dan Bidan

 524 total views,  2 views today

Ilustrasi | Google Image

Ilustrasi | Google Image


PALEMBANG, KS-Walau masuk sebagai kota metropolis, ternyata Palembang masih kekurangan tenaga medis, diantaranya perawat dan bidan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Anton Suwindro melalui Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan dan Pengembangan PSDM , Erikson Siregar.

Ia menyebut, ditengah tingginya tuntutan pelayanan kesehatan dari masyarakat, Palembang membutuhkan banyak tenaga medis terutama perawat dan bidan. “Tidak hanya itu, kita juga masih kekurangan tenaga medis baik itu dokter, bidan maupun perawat,” kata Erikson yang dibincangi, kemarin di ruang kerjanya.

Kekurangan tenaga medis ini, kata Erikson, dapat dilihat dari jumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) di Palembang. “Kita memiliki 70 Pustu. Idealnya, butuh 307 perawat namun saat ini baru ada 240 perawat. Artinya, masih kurang 67 perawat lagi,” jelasnya.

Sementara untuk bidan, kebutuhan standar 271 orang dan saat ini hanya ada 217 orang atau kekurangan sekitar 54 orang bidan. Jumlah tersebut, belum dikurangi dengan tenaga medis yang masuk usia pensiun. “Pendek kata, kita masih banyak kekurangan tenaga medis. Kalau di puskemas kekurangan tenaga medis, di pustu dan posyandu pasti kekurangan juga,”ucapnya.

Meski kekurangan tenaga medis, Dinkes kota Palembang, sambungnya tidak berputus asa. Kekurangan tenaga medis tersebut, masih bisa ditangulangi dengan cara memaksimalkan tenaga medis yang ada.

Karenanya ketika ada tenaga medis, dari daerah yang mengajukan permintaan pindah ke Palembang maka akan langsung disetujui. “Mayoritas jika ada rekomendasi pindah pegawai ke sini dari Badai Kepegawai Daerah (BKD) dan Diklat diterima, karena memang kami kekurangan tenaga medis,”jelasnya.

Ia berharap tahun depan, ada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sehingga kekurangan tenaga medis ini, bisa ditutupi. Apalagi sambungnya, adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan peningkatan standar pelayanan dari beberapa puskemas, seperti Puskesmas Merdeka, Dempo, Pembina dan beberapa puskemas lainnya, maka berimbas pada meningkatnya jumlah kebutuhan tenaga medis baik bidan, perawat serta dokter.
Ia menerangkan, di Palembang hanya ada beberapa Pustu yang tenaga medisnya dikatagorikan cukup. Yakni Pustu di Kelurahan 4 Ulu, Multi Wahana, Sosial, Sukarami, dan Dempo.

Selebihnya, kekurangan baik perawat maupun bidan seperti Pustu Gandus, Makrayu, OPI, Karyajaya, Sungai Baung, Kampus, Sangkal, 7 Ulu dan lainnya. “Karenanya, penambahan tenaga medis, sangat diperlukan dan mendesak,” tukasnya.

Teks : Alam Trie Putra
Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster