Nyambi Jual Togel, Petani Karet Ditangkap

 70 total views,  3 views today

ilustrasi-borgolInderalaya|KS-Petani karet yang juga sebagai pengedar togel di Kecamatan Rambangkuang dan Muarakuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) bernama Marzali Bin Zulkifli (42), warga Desa Kuang Dalam Barat, Kecamatan Rambangkuang, ditangkap anggota polisi Polsek Muarakuang pimpinan Ipda Robby Sugara.

Informasi yang dihimpun Minggu (18/11), tersangka sudah lima bulan terakhir berjualan togel, dengan omset Rp500ribu-Rp1,5 juta perhari. Tergiur keuntungan yang banyak, Marzali yang juga berprofesi sebagai petani karet tersebut nekad berjualan kupon haram tersebut.

Ia ditangkap anggota Mapolsek Muarakuang saat tengah merekap togel pelanggan di rumahnya, kemarin siang di Desa Kuang Dalam Barat, Kecamatan Rambangkuang.

Petugas berhasil mengamankan  BB  uang tunai Rp40 ribu, kupon judi jenis togel, dan HP untuk bertransaksi.

Kapolres OI, AKBP Asep jajad Sudrajat melalui Kapolsek Muara Kuang, Iptu Roby Sugara mengatakan, pelaku di tangkap hasil lantaran meresahkan masyarakat dengan berjual togel.

“Omset tersangka setiap harinya cukup besar sampai Rp1,5juta perhari. Kita sudah lakukan pengembangan terhadap bandarnya namun dia berhasil lolos. Kita terus upayakan mengejar bandar,” kata Kapolsek.

Ia menambahkan, tersangka terkena pasal perjudian dengan ancaman diatas lima tahun penjara. “Kedepan kami akan makin giat melakukan razia, patroli guna menekan angka kejahatan lainnya,” tuturnya.

Terpisah, tersangka Marzali mengaku terpaksa berjualan togel untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Menurutnya, untuk togel jenis Singapore buka setiap Minggu, Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu, sedangkan untuk togel jenis Hongkong,  buka setiap hari. “Kalau nyadap karet ambil upahan hasilnya sedikit, saya menyesal,” katanya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imton Supriyadi

Petani karet yang juga sebagai pengedar togel di Kecamatan Rambangkuang dan Muarakuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) bernama Marzali Bin Zulkifli (42), warga Desa Kuang Dalam Barat, Kecamatan Rambangkuang, ditangkap anggota polisi Polsek Muarakuang pimpinan Ipda Robby Sugara.

Informasi yang dihimpun Minggu (18/11), tersangka sudah lima bulan terakhir berjualan togel, dengan omset Rp500ribu-Rp1,5 juta perhari. Tergiur keuntungan yang banyak, Marzali yang juga berprofesi sebagai petani karet tersebut nekad berjualan kupon haram tersebut.

Ia ditangkap anggota Mapolsek Muarakuang saat tengah merekap togel pelanggan di rumahnya, kemarin siang di Desa Kuang Dalam Barat, Kecamatan Rambangkuang.

Petugas berhasil mengamankan  BB  uang tunai Rp40 ribu, kupon judi jenis togel, dan HP untuk bertransaksi.

Kapolres OI, AKBP Asep jajad Sudrajat melalui Kapolsek Muara Kuang, Iptu Roby Sugara mengatakan, pelaku di tangkap hasil lantaran meresahkan masyarakat dengan berjual togel.

“Omset tersangka setiap harinya cukup besar sampai Rp1,5juta perhari. Kita sudah lakukan pengembangan terhadap bandarnya namun dia berhasil lolos. Kita terus upayakan mengejar bandar,” kata Kapolsek.

Ia menambahkan, tersangka terkena pasal perjudian dengan ancaman diatas lima tahun penjara. “Kedepan kami akan makin giat melakukan razia, patroli guna menekan angka kejahatan lainnya,” tuturnya.

Terpisah, tersangka Marzali mengaku terpaksa berjualan togel untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Menurutnya, untuk togel jenis Singapore buka setiap Minggu, Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu, sedangkan untuk togel jenis Hongkong,  buka setiap hari. “Kalau nyadap karet ambil upahan hasilnya sedikit, saya menyesal,” katanya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imton Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com