Listrik Di Sukamaju, Hidup Segan Mati Tak Mau

 271 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi | Google Image

PALI | KS –Sebanyak 360 warga Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), hingga kini belum bisa maksimal menikmati aliran listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, tegangan aliran listrik di desa tersebut tidak normal (redup -red).

Kepala Desa Sukamaju, Mustika mengatakan, redupnya tegangan listrik di desanya terjadi sejak satu tahun yang lalu. Imbasnya, seluruh warga harus menyediakan pasokan aliran listrik lainnya dengan menggunakan genset.

“Sejak 2012 lalu, tegangan listrik di desa itu lemah. Jadi, terpaksa warga kita tidak bisa maksimal mamfaatkan perabotan rumah tangga yang menggunakan aliran listrik. Sinarnya redup sekali. Istilah kami hidup segan mati tak mau,” tutur Mustika kepada Kabar Sumatera,  Kamis (14/11).

Mustika juga menjelaskan bahwa saat ini, baru ada satu gardu (trapo) PLN di desanya. “Baru ada satu gardu pak di desa kito itu, sedangkan jumlah kepala keluarga 360. Jadi kita harap pihak PLN bisa mencari solusi mengenai listrik ini,” lanjutnya.

Sementara, Manager PLN Areal Lahat Rayon Pendopo, Darwis Hambali mengatakan, bahwa pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu terkait adanya laporan mengenai lemahnya tegangan listrik di wilayah tersebut.

“Kita akan berkoordinasi dulu dengan petugas lapangan kita. Namun kemarin memang ada kawat yang putus disana,” jelasnya.

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster