DPT Sumsel tak Akan Berubah

 240 total views,  2 views today

Ilustrasi DPT

Ilustrasi DPT

PALEMBANG, KS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Sumsel untuk pemilihan umum legislatif (pileg) 2014. Dalam DPT hasil perbaikan yang ditetapkan tersebut, tercatat ada 5.782.176 mata pilih.

Namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel menemukan, ada kejanggalan. Bawaslu menyebut ada selisih 56.925 mata pilih, antara data Sidalih KPU RI dengan DPT perbaikan. Di data Sidalih KPU RI tercatat mata pilih sebanyak 5.725.251 pemilih, sementara hasil pleno KPU Sumsel pada 2 November lalu sebanyak 5.782.176 mata pilih.

Walau pun ada selisih mata pilih tersebut, namun Ketua KPU Sumsel, Aspahani memastikan DPT Sumsel tidak akan kembali berubah. Walau pun begitu jelasnya, KPU Sumsel akan tetap menyisir kembali DPT tersebut kenapa terjadi perbedaan antara data sidalih dengan DPT yang sudah ditetapkan.

“Memang masih ada persoalan, seperti selisih data sidalih dengan DPT yang ditetapkan. Kemudian ada juga pemilih tanpa nomor induk kependudukan (NIK) di DPT, namun DPT Sumsel tidak akan berubah,” kata Aspahani ketika dibincangi, kemarin saat menghadiri diskusi publik dengan tema : “DPT Kunci Sukses Pemilu Demokratis” di Sekretariat Bawaslu Sumsel.

KPU tegasnya, akan mencoba meminimalisir terjadinya selisih mata pilih tersebut. Namun dengan keterbatasan waktu, ia tak yakin bisa sampai nol persen. Walau pun begitu ia menegaskan, tidak ada istilah KPU menghilangkan hak pilih masyarakat.

Masyarakat yang sudah terdaftar di DPT jelasnya, walau tidak memiliki NIK tetap bisa memilih. Begitu juga masyarakat, yang tidak terdaftar di DPT tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

“Caranya, cukup dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) ke kelompok panitia pemungutan suara (KPPS).  Nanti KPPS akan membuatkan berita acara, mata pilih tambahan,” ucapnya.

Aspahani meminta waktu 15 hari, bagi KPU Sumsel untuk menyisir ulang DPT Sumsel.  “Kami akan berkoordinasi, dengan KPU di kabupaten dan kota untuk membahas DPT ini. Masih ada waktu bagi kita, untuk melakuan perbaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, terjadinya selisih data mata pilih tersebut tidak akan merugikan partai politik (parpol) peserta pemilu maupun calon anggota legislatif (pileg). Selisih mata pilih ini sebutnya, hanya akan bersinggungan dengan logistik pemilu yang harus dipersiapkan seperti surat suara, undangan pemilih dan lainnya.

“Logistik pemilu ini, tentu berhubungan dengan anggaran. Kita tidak mau bermain-main dengan anggaran negara, karenanya kita akan sisir ulang DPT Sumsel tersebut namun tidak merubah DPT yang ada,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster