Pemkot Siapkan 5 Zona Ekonomi

 249 total views,  2 views today

Ilst. Grafik Saham

Ilst. Grafik Saham

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palembang,  akan membuka zona ekonomi baru. Ada lima titik yang disiapkan, untuk zona ekonomi baru tersebut, dan diharapkan mampu menunjang program untuk menjadikan kota air terdepan.

Kepala Bappeda Palembang, Sapri Nungcik mengatakan, lima titik yang dimaksud yakni di kawasan Sekanak,  Kelurahan 5 Ulu, 13, 14 Ulu, dan 7 Ulu. Saat ini pihaknya sebut Sapri, tengah mempersiapkan dokumen untuk pembebasan lahan dan feasibility study (FS).

“Sementara pembebasan lahannya, akan dianggarkan pada APBD 2014 mendatang. Mudah-mudahan dengan adanya kawasan ekonomi baru tersebut, akan banyak berdampak positif, baik bagi pemerintah maupun masyarakat,”kata Sapri ketika dibincangi, Rabu  (13/11).

Menurut Sapri, pendanaan untuk pembebasan lahan ini akan dilakukan sepenuhnya oleh Pemkot Palembang. “Untuk anggaran pembebasannya belum tahu, karena tergantung luas lahan.  Sementara FS nya, harus selesai di akhir Desember,” ujarnya.

Bila pembebasan lahan telah selesai, sambung Sapri, untuk pembangunan diharapkan dapat dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK).

Sapri menyebutkan pihaknya hanya menyiapkan lahan, sementara untuk pembangunan di kawasan tersebut, akan ditawarkan pada investor. “Saat ini, sudah ada investor yang menawarkan diri, namun baru investor lokal. Tetapi tidak menutup kemungkinan, akan ditawarkan pada investor asing,”ujarnya.

Sapri menambahkan, untuk pembebasan lahan ini, pihaknya optimis tidak akan mengalami kendala dari masyarakat yang ada di kawasan tersebut.  Apalagi jelasnya, kawasan di pinggiran Sungai Musi termasuk wilayah yang kosong. “Selain itu, memang sudah ada ketentuan bahwa ada sempadan yang seharusnya tidak boleh dibangun oleh masyarakat, atau sekitar 70 meter dari tepian sungai,”tukasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya DPRD Kota Palembang telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dalam perda tersebut, Palembang dibagi atas delapan kawasan strategis.

Ke delapan kawasan tersebut adalah, kawasan agropolitan di Gandus, kawasan industri di Karya Jaya, kawasan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) menjadi  daerah strategis sosial budaya.

Lalu, Jakabaring akan menjadi kawasan strategis pertumbuhan ekonomi. Kemudian kawasan strategis strategis sosial budaya dan lingkungan hidup di tepian Sungai Musi,  kawasan Central Bussiness District (CBD) di pusat kota, terakhir kawasan kawasan siap bangun (kasiba) di Talang Kelapa.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster