Pelatih Fisik SFC Mogok

 177 total views,  2 views today

Skuad SFC Senior Saat Sedang Berlatih Di GSJ | Bagus Park

Skuad SFC Senior Saat Sedang Berlatih Di GSJ | Bagus Park

PALEMBANG KS-Pelatih Fisik Sriwijaya FC U-21, Andre Richard yang musim depan naik pangkat melatih SFC senior, mengancam tidak akan memberikan program latihan jika hak-haknya musim lalu tidak dipenuhi manajemen.

Hak-hak yang dimaksud, jelasnya, adalah gaji 5 bulan terakhir yang belum terbayarkan mulai dari awal April hingga selesainya kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 pada Oktober lalu.

Dia menegaskan memang sejak awal latihan perdana skuad SFC senior pada 4 November lalu sudah tidak ikut, meski dia tahu kalau dirinya sudah ditunjuk resmi untuk melatih tim senior.

Namun, sikap sudah diambil dengan melakukan mogok melatih sebelum semua hak-haknya terdahulu dipenuhi manajemen SFC.

“Saya sudah menemui Pak Augie (Manajer Tim SFC U-21) dan disitu ada juga Pak Robert dan Muchendi, tapi tidak ada kejelasan kapan akan dibayar,” kata Andre.

Pria berkebangsaan Selandia Baru ini menegaskan, sebagai klub profesional seharusnya Manajemen SFC U-21 segara melunasi kewajiban terhadap dirinya.

Dia sendiri sudah memberikan program latihan sebaik mungkin pada anak-anak SFC U-21 pada saat ikut kompetisi lalu. Hasilnya, tidak percuma gelar juara berhasil didapat karena memang ditunjang fisik yang baik, sebab semuanya diatur baik itu makanannya hingga ke kebiasaan buruk agar ditinggalkan.

“Saya juga sudah mempersiapkan program khusus bagi pemain senior untuk saat ini. Namun, kalau tidak ada kejelasan seperti ini buat apa saya melatih. Rencannya tanggal 20 Desember nanti saya akan pulang dulu ke negara saya untuk bertemu keluarga,” sebutnya.

Teks:Rinaldi Syahril

Editor:Imron Supriadi

Pelatih Fisik SFC Mogok

 

PALEMBANG KS

Pelatih Fisik Sriwijaya FC U-21, Andre Richard yang musim depan naik pangkat melatih SFC senior, mengancam tidak akan memberikan program latihan jika hak-haknya musim lalu tidak dipenuhi manajemen.

 

Hak-hak yang dimaksud, jelasnya, adalah gaji 5 bulan terakhir yang belum terbayarkan mulai dari awal April hingga selesainya kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 pada Oktober lalu.

 

Dia menegaskan memang sejak awal latihan perdana skuad SFC senior pada 4 November lalu sudah tidak ikut, meski dia tahu kalau dirinya sudah ditunjuk resmi untuk melatih tim senior.

 

Namun, sikap sudah diambil dengan melakukan mogok melatih sebelum semua hak-haknya terdahulu dipenuhi manajemen SFC.

 

“Saya sudah menemui Pak Augie (Manajer Tim SFC U-21) dan disitu ada juga Pak Robert dan Muchendi, tapi tidak ada kejelasan kapan akan dibayar,” kata Andre.

 

Pria berkebangsaan Selandia Baru ini menegaskan, sebagai klub profesional seharusnya Manajemen SFC U-21 segara melunasi kewajiban terhadap dirinya.

 

Dia sendiri sudah memberikan program latihan sebaik mungkin pada anak-anak SFC U-21 pada saat ikut kompetisi lalu. Hasilnya, tidak percuma gelar juara berhasil didapat karena memang ditunjang fisik yang baik, sebab semuanya diatur baik itu makanannya hingga ke kebiasaan buruk agar ditinggalkan.

 

“Saya juga sudah mempersiapkan program khusus bagi pemain senior untuk saat ini. Namun, kalau tidak ada kejelasan seperti ini buat apa saya melatih. Rencannya tanggal 20 Desember nanti saya akan pulang dulu ke negara saya untuk bertemu keluarga,” sebutnya.

 

Teks:Rinaldi Syahril

Editor:Imron Supriadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster