Lift Wakil Rakyat Rp 900 Juta

 348 total views,  2 views today

Pembangunan Masjid dan Lift DPRD | Bagus Park

Pembangunan Masjid dan Lift DPRD | Bagus Park

PALEMBANG, KS-Menjelang akhir periode, gedung DPRD Sumsel kini sibuk berbenah. Berbagai proyek, tengah dibangun oleh Sekretariat DPRD Sumsel. Pantauan Kabar Sumatera, Rabu (13/11), sejumlah proyek fisik untuk fasilitas di gedung dewan, tengah dibangun.

Salah satunya, adalah pembangunan lift yang menghubungkan lantai dasar ke lantai tiga. Lantai tiga sendiri, adalah aula yang dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan tertentu saja, sementara aktivitas wakil rakyat lebih banyak di lantai dua.

Tak hanya lift, sejumlah proyek fisik juga tengah dikerjakan. Misalnya, pembangunan masjid, rehab atap gedung dewan, penggantian keramik lantai, lift dan perluasan aula di lantai III. Sebelumnya, juga sudah dilakukan perluasan ruang pimpinan dewan, dan pembangunan taman.

Sepintas tidak ada yang aneh, dalam pembangunan di gedung dewan ini. Namun merujuk nilai-nilai dari proyek tersebut, cukup fantastis. Karena jika ditotalkan, anggaran yang harus di ‘kuras’ dari APBD Sumsel nilainya miliaran rupiah.

Namun Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban,  mengelak jika berbagai proyek tersebut hanya menghambur-hamburkan anggaran menjelang akhir tahun. Ia menyebut, proyek tersebut sudah direncanakan sejak awal. “Semua proyek dikerjakan, sesuai dengan perencanaan. Kita mengutamakan kualitas, dalam pembangunan di dewan,” ucapnya ketika di konfirmasi di ruang kerjanya.

Ia menyebut, penambahan fasilitas dan perbaikan tengah dilakukan di dewan. Misalnya, pembangunan lift  Rp900 juta,  perluasan aula di lantai tiga senilai Rp450 juta, pengadaan kursi dan fasilitas di aula Rp600 juta.

Kemudian, pembangunan struktur masjid Rp3,8 miliar. “Semuanya dianggarkan di APBD Sumsel 2013, sedangkan untuk pembangunan masjid juga dianggarkan di APBD 2014 senilai Rp6 miliar,” ucapnya.

“Selama ini berbagai kegiatan, menggunakan hotel. Sekali pakai, biayanya Rp75 juta, sehingga aula itu akan kita maksimalkan penggunaannya. Karenanya dibutuhkan lift sebagai fasilitasnya,”ujarnya.

Sementara itu dibincangi terpisah, salah satu anggota DPRD Sumsel yang tidak mau disebutkan namanya menyebut, ada “bagi-bagi” proyek di DPRD Sumsel. Sejumlah wakil rakyat dan sekretariat sebutnya, memegang beberapa proyek di dewan seperti renovasi ruang pimpinan, pembangunan lift dan masjid serta rehab lantai dewan. “Siapa orangnya dan dapat proyek apa, kuran etis kalau saya sebutkan,” kata sumber itu.

Sementara anggota DPRD Sumsel, Sakim MD menilai pembangunan lift yang dilakukan Sekretariat dewan itu, pemborosan anggaran. “Sementara untuk penggantian atap, saat pembahasan di komisi saya telah menolak, karena dana Rp3 miliar itu terlalu besar,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster