Pencairan Dana BLSM Dideadline Sampai 2 Desember

 236 total views,  2 views today

BLSM | Antarafoto.com

BLSM | Antarafoto.com

PALEMBANG, KS-Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, pemerintah memberikan kompensasi dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Di Sumsel ada 419.579 rumah tangga sasaran (RTS), yang menerima BLSM tersebut.

Sementara di Kota Palembang menurut Satuan Tugas (Satgas) BLSM PT Pos Indonesia, Palembang, Agustina Abdullah, ada 70.472 RTS yang menerima dana bantuan itu.  “Namun sampai saat ini, ada 2,5 persen dari penerima BLSM atau sekitar 1.761 RTS yang belum mencairkan dana BLSM mereka,” jelas Agustina ketika dibincangi, Selasa (12/11).

Mereka kata Agustina, di deadline untuk mencairkan dana BLSM tersebut sampai 2 Desember mendatang. Jika tidak, maka dana tersebut akan hangus karena dana tersisa akan ditarik ke pusat.

“Karenanya kami mensosialisasikan ini ke kecamatan, kelurahan bahkan ke tingkat RW dan RT. Umumnya penerima BLSM, yang belum mencairkan dana bantuan itu karena perantau. Selain itu ada anggapan, dana BLSM mereka tidak bisa dicairkan lagi padahal itu masih bisa sampai 2 Desember mendatang,” ucapnya.

Agustina menambahkan, sampai saat ini dana BLSM yang sudah dicairkan mencapai 97.53 persen.  Mereka menargetkan, dapat selesai sampai akhir November.  “Memang batas akhir pengambilan 2 Desember, tetapi dikhawatirkan pada tanggal itu langsung ditutup sistemnya secara online,” imbuhnya.

“Kami menghimbau, agar sebaiknya sebelum 2 Desember sudah dicairkan. Program ini berbeda dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang masih manual,” sambungnya.

Agustina menerangkan, jumlah RTS yang belum mencairkan dana BLSM tersebut tidak hanya di tahap dua saja tetapi juga di tahap pertama.  Di tahap pertama, ada 800 RTS yang tidak mencairkan dana BLSM.

“Di tahap pertama, total dana yang dicairkan Rp 20.877.000.000. Sementara di tahap kedua, dana yang dicairkan mencapai Rp 20.635.200.000. RTS yang belum mencairkan dana BLSM nya, bisa mencairkan di Kantor Pos Merdeka, Palembang. Namun kita minta mereka menyebutkan, bantuan yang belum dicairkan itu di tahap berapa,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, bukan hanya di Palembang saja banyak RTS yang belum mencairkan dana BLSM nya menjadi haknya tersebut, di Banyuasin dan Musi Banyuasin (Muba) juga ada RTS, yang belum mencairkan dana bantuan tersebut.

“Di dua kabupaten ini, penyebab belum dicairkan dana BLSM tersebut oleh RTS karena mereka ingin pencairan dilakukan kolektif oleh kepala desa. Padahal untuk pencairan kolektif, butuh surat keterangan dari Kementrian Sosial,” ungkapnya.

“Di Banyuasin, ada daerah yang namanya Tanah Pilih yang warga penerima BLSM tersebut belum semuanya mencairkan bantuan tersebut. Itu disebabkan, daerah tersebut sulit dijangkau karena daerah perairan,” tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster