“Guru Banyak Lakukan Kekerasan Terhadap Siswa”

 441 total views,  2 views today

Ilustrasi | Google Image

Ilustrasi | Google Image

PALEMBANG | KS-Saat ini banyak oknum guru yang melakukan kekerasan terhadap siswanya. Demikian diungkapkan Ketua Dharmawanita Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikkpora) Kota Palembang Lela Rani Zulinto dalam acara seminar sehari di Gedung AEKI beberapa waktu lalu.

“Kita berharap para guru ini bisa mendidik dengan cara yang lebih baik. Sehingga, semua tindakan yang dilakukan guru tidak akan dianggap sebagai kesalahan, meskipun sifatnya memberi hukuman yang mendidik,”katanya.

Dikatakannya, pihaknya merasa bertanggungjawab untuk mengembalikan peran guru itu sebagai pendidik yang sebenarnya, “Karena saya yakin tidak ada guru yang benar-benar berniat melakukan kekerasan terhadap siswanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Palembang Adi Sangadi SH menyebut, sebaiknya oknum guru tidak serta merta melakukan kekerasan fisik pada anak yang melakukan kesalahan. Begitupun sebaliknya orangtua tidak serta merta melaporkan guru yang memberikan hukuman pada anaknya ke polisi.

“Sebaiknya laporkan terlebih dulu ke KPAI dan kita akan melakukan mediasi antar ke dua belah pihak, karena guru pun pasti memiliki alasan memberi hukuman pada siswa,” ungkapnya, saat dibincangi Kabar Sumatera.

Disisi lain Adi menyebut, untuk kasus berat seperti pelecehan seksual, pihaknya tidak dapat mentolerir, dan hal tersebut menurutnya, harus dilaporkan ke pihak berwajib.

“Kita tidak akan membantu mediasi jika masalahnya tindakan asusila yang dilakukan guru terhadap siswa. itu sebaiknya langsung diserahkan ke polisi, karena itu sudah menyangkut moral guru bersangkutan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikkpora) Kota Palembang Ahmad Zulinto SPd MM mengungkap, jika oknum guru melakukan kekerasan terhadap murid, tak serta merta pihak orang tua langsung melaporkannya ke polisi.

“Semestinya laporkan dulu ke Dewan Koharmatan Guru (DKG), biar mereka yang urus, karena disana sudah ada aturan mainnya, jangan langsung melapor polisi,” tukasnya.

Teks : Ridiasnsyah

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster