Untuk Pileg 2014 Palembang Dibagi 107 Zona

 297 total views,  2 views today

pemilu

PALEMBANG, KS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, membagi kota empek-empek ini dalam 107 zona. Zona tersebut, akan menjadi areal yang diperbolehkan bagi partai politik (parpol), calon anggota legislatif (caleg), dan calon anggota DPD untuk memasang atribut kampanye milik mereka dalam pemilihan umum legislatif (pileg) 2014.

Zona yang ditetapkan tersebut menurut Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani, dibuat berdasarkan jumlah kelurahan di Kota Palembang. Di setiap kelurahan jelas Eftiyani, ada satu zona kampanye.

“Zona kampanye ini, berdasarkan ruas jalan yang ada di Kota Palembang dan tidak bertentangan dengan Peraturan Wali Kota (perwali) Palembang Nomor 09 tahun 2012,” kata Eftiyani ketika dibincangi, Senin (11/11).

Sejumlah zona yang ditetapkan tersebut kata Eftiyani, diantaranya wilayah Kecamatan Kertapati misalnya, di Kelurahan Keramasan, peserta pemilu, hanya dibolehkan memasang atribut di ruas Jalan Dayang Merindu.

Sedangkan di Kelurahan Kertapati, areal yang di izinkan untuk memasang atribut kampanye di sepanjang Jalan Ki Merohan, untuk Kelurahan Kemas Rindo di Jalan Mataram, Kelurahan Kemang Agung di Jalan Abikusno, dan di Kelurahan Karya Jaya dan Ogan Baru di Jalan Srijaya Raya.

Sementara di Kecamatan Kalidoni khususnya di Kelurahan Sei Lais,  Sei Selincah, Sei Selayur, atribut sosialisasi atau atribut kampanye tersebut hanya diperbolehkan dipasang di sepanjang Jalan Mayor Zen. Sementara untuk Kelurahan Kalidoni di Jalan Urip Sumoharjo, dan Kelurahan Bukit Sangkal di Jalan Sapta Marga.

Eftiyani menjelaskan, keputusan KPU Kota Palembang tentang penetapan zona pemasangan alat peraga kampanye, bagi parpol, caleg, dan calon anggota DPD itu tertuang dalam Keputusan KPU Palembang Nomor 374/KPTS/KPU.Kota-006.435501/2013, tertanggal 4 November 2013.

Dengan telah ditetapkan zona tersebut maka jelasnya, seluruh peserta pileg hanya diperbolehkan memasang atribut sosialisasi miliknya di zona tersebut. “Mereka dilarang untuk memasang atribut sosialisasi, di luar zona yang sudah ditetapkan. Jika melanggar, akan kita tertibkan,” bebernya ketika dibincangi usai sosialisasi pembagian zona kampanye untuk pileg 2014 di KPU Kota Palembang.

“Selain itu, pemasangan atribut sosialisasi itu jika dilakukan di area pribadi misalnya di pagar rumah warga atau tempat lainnya maka harus mendapatkan izin dari pemiliknya,” sambungnya.

Sementara itu komisioner KPU Kota Palembang Divisi Sosialisasi dan Kampanye, Yudha Mahrom menambahkan penetapan zona kampanye tersebut akan di sosialisasikan lebih lanjut dengan panitia pengawas pemilu (panwaslu).

“Nantinya, untuk penertiban akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), berdasarkan rekomendasi Panwaslu. Sebenarnya, sempat terjadi perdebatan antara KPU dengan parpol peserta pemilu terkait kewenangan Pol PP, untuk melakukan eksekusi. Karena mereka meragukan netralitas Pol PP,” ujarnya.

Namun setelah diberikan pengertian barulah sebut Yudha, parpol peserta pemilu yang ada di Palembang bisa menerimanya. “Untuk sementara ini, atribut yang telah terpasang dan dinilai melanggar, akan dibiarkan saja terlebih dahulu sembari menunggu koordinasi KPU dengan Panwaslu Palembang,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster