Tim Dayung Tanjung Raja Sabet Juara Umum

 269 total views,  2 views today

Ilustrasi Lomba Dayung Perahu Bidar

Ilustrasi Lomba Dayung Perahu Bidar

MUARA ENIM I KS-Tim Dayung dari Desa Tanjung, Kecamatan Kota Muaraenim akhirnya keluar sebagai juara umum, setelah berhasil menyisihkan semua lawan-lawan baik kategori lima pendayung serta 10 pendayung putra dan putri. Kejuaraan lomba perahu dayung tradisional tingkat Kabupaten Muaraenim ini, berlangsung selama dua hari terhitung dari 8 – 9 NoVember 2013 di Sungai Enim Kota Muaraenim.

“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali bisa mempertahankan gelar juara dari berbagai kategori lomba dayung yang dipertandingkan. Semua tim kita, baik putra maupun putri dari kategori lima dan 10 pendayung berhasil meraih juara pertama,” tutur Kepala Desa Tanjung Raja, A. Halik melalui Koordinator Tim Dayung Desa Tanjung Raja, Jon Bahadur, saat dibincangi Kabar Sumatera seusai lomba, Sabtu (9/11) lalu.

Pada lomba kali ini, kata Jon, Desa Tanjung Raja mengirimkan tim sebanyak enam tim terdiri dari tiga tim putra dan tiga tim putri. Selain meraih juara satu, tim putra kategori lima perahu juga berhasil meraih juara tiga. Seperti tahun sebelumnya, Desa Tanjung Raja juga berhasil keluar sebagai juara umum dengan memenangkan semua kategori lomba dayung yang dipertandingkan.

“Prestasi yang diraih ini, tidak luput dari kerjasama dan kekompakan para pemain, pengurus dan pemerintah Desa Tanjung Raja dalam memajukan lomba dayung di Desa Tanjung Raja melalui lomba-lomba yang diadakan bagi masyarakat Desa Tanjung Raja terutama saat perayaan 17 Agustus. Apalagi sekarang ini, telah dibentuk pengurus dayung Desa Tanjung Raja,” terang Jon.

Ketua Panitia Dayung Tradisional Maizal Kasran melalui Ketua Seksi  Perlombaan, Zulfadli Hasan, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda kerja dari Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Muaraenim. Serta dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan HUT Kabupaten Muaraenim ke-67.

Zulpadli menerangkan, ada empat kategori lomba dayung yang dipertandingkan yakni, kategori 10 pendayung yang diikuti diikuti 13 regu, dan kategori lima pendayung putra yang diikuti 16 regu. Selanjutnya, kategori sepuluh pendayung putri yang diikuti sembilan regu serta kategori lima pendayung putri dengan 14 regu.

“Total peserta  ada sebanyak 52 regu. Dalam lomba ini, setiap regu melintasi Sungai Enim sejauh satu kilometer. Yakni dari jembatan Enim dua ke jembatan Enim satu. Lomba menggunakan sistem gugur yakni satu lawan satu (one on one) dengan pengundian. Keluar sebagai juara umum, tim dari Desa Tanjung Raja setelah berhasil menjadi juara pertama pada setiap kategori yang dipertandingkan,” terang Zulpadli.

Untuk setiap pemenang mendapatkan hadiah berupa trophy dan uang pembinaan. Dan, untuk menyemarakan suasana panitia juga telah menyiapkan door prize bagi para penonton dengan berbagai hadiah menarik seperti sepeda motor, kulkas, kipas angin, dispenser, dan lain-lain.

Sementara itu, Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir Sai Sohar, mengucapkan selamat kepada tim yang berhasil menjadi pemenang. Pada kesempatan itu, dirinya menambah hadiah bagi para pemenang. Demikian juga dengan hadiah doorprize, hadiah utama ditambah dengan dua unit motor.

“Lomba bidar ini dilaksanakan tak hanya sekedar ajang perlombaan semata. Namun, lebih dari itu bidar merupakan olahragaa tradisional yang harus tetap dilestarikan hingga nanti. Terlebih, olahraga ini merupakan olahraga otentik yang hanya dapat dilaksanakan di wilayah yang memiliki sungai,” terang Bupati.

Teks : Siswanto

Editor: Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster